alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemkab Bantaeng Sidak Apotek Penjual Obat Policresulen

Arisman Majid
Pemkab Bantaeng Sidak Apotek Penjual Obat Policresulen
Petugas Dinas Kesehatan Bantaeng saat sidak apotek penjual obat yang mengandung policresulen, Selasa (20/2/2018). Foto : Arisman Majid/SINDOnews

BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menggelar inspeksi mendadak (sidak) apotek penjual obat yang mengandung policresulen atau salah satu jenis obat antiseptik dan disinfektan kulit, Selasa (20/2/2018).

Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab Bantaeng menyurati seluruh apotek melarang penjualan obat jenis policresulen. Hal tersebut berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh BPOM tentang produk yang mengandung policresulen agar di hentikan di perjual belikan.

Diketahui, isi surat edaran BPOM menyebutkan ada empat jenis obat yang mengandung policresulen dalam bentuk sediaan cairan obat luar konsentrat. Keempatnya adalah albothyl (PT Pharos Indonesia), Medisio (PT Pharos Indonesia), Prescotide (PT Novel Pharmaceutical Laboratories) dan April (PT Pratapa Nirmala).

"Kami sudah dapat surat edaran dari BPOM terkait hal tersebut dan hari ini kami telah surati semua apotek dan toko obat di Bantaeng," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, Andi Ihsan.

Disamping menyasar apotek, dinas kesehatan juga telah mengimbau kepada seluruh toko obat untuk tidak memperjual belikan produk tersebut. Dan bahkan ada sebagian obat telah ditarik yang selanjutnya dikembalikan (diretur) kepada distributor PBF yang bersangkutan.

"Selain menyurati semua apotek, kami juga akan mengawasi dan menarik langsung kalau saja ada yang masih menjual," tegasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads