TOPIK TERPOPULER

PLN Fokus Percepat Pengembangan Pembangkit EBT di Sulawesi Tengah

Marhawanti Sehe
PLN Fokus Percepat Pengembangan Pembangkit EBT di Sulawesi Tengah
Rombongan PLN bersama DPR RI saat peninjauan lapangan ke PLTA Poso Peaker yang berlokasi di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona, Utara Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa

POSO - PT PLN (Persero) tengah fokus melakukan percepatan pengembangan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal itu diungkapkan Direktur Mega Proyek PT PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto saat melakukan peninjauan lapangan ke PLTA Poso Peaker yang berlokasi di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona, Utara Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah pada 1 Oktober 2021. Kunjungan itu sebagai rangkaian kegiatan pendampingan kunjungan kerja spesifik bersama Komisi VII DPR RI.

Baca juga: Luar Biasa, Produk Sertifikat Tanah Melonjak Capai 10 Juta per Tahun

"Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang baru sudah disahkan oleh pemerintah dan sekarang sedang dalam tahapan sosialisasi. RUPTL yang baru ini kita sebut Green RUPTL, karena 51,9% pembangkit baru merupakan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT). Saat ini PLN tengah fokus guna mempercepat pembangunan pembangkit EBT untuk memenuhi target sebesar 25% yang harus dicapai tahun 2023," ungkap Wiluyo.

Dia menambahkan, pembangunan PLTA Poso Peaker bermanfaat karena saat ini banyak industri smelter yang masuk ke Sulawesi, terutama Sulawesi Tengah.



Baca juga: Produsen Listrik Swasta Sambut Positif RUPTL PLN 2021-2030

"Diharapkan dengan beroperasinya PLTA Poso Peaker khususnya PLTA Poso Extension Stage 1-2 maka evakuasi daya dapat disalurkan ke industri-industri smelter yang masuk ke Sulawesi Tengah sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) yang sudah dilakukan sebelumnya," jelas Wiluyo.

PLTA Poso Peaker merupakan pembangkit Independen Power Producer (IPP) yang dibangun dan dioperasikan oleh PT Poso Energy dan masuk ke dalam pengawasan PLN UIP Sulawesi. PLTA dengan kapasitas 515 MW ini terbagi atas PLTA Eksisting (3x65MW) yang sudah beroperasi sejak tahun 2012, PLTA Extension Stage-1 (4x30 MW) telah COD pada Februari 2020 dan PLTA Extension Stage-2 (4x50 MW) direncanakan untuk COD pada Desember 2021.

Baca juga: 46 Persen Aset Tanah PLN di Jawa-Bali Sudah Bersertifikat

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, Defiar Anis menjelaskan bahwa PLTA Poso Extension Stage-2 (4x50 MW) telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi pada tanggal 23 September 2021 lalu dan sudah siap untuk beroperasi. Selain itu, pembangunan transmisi juga terus dilakukan agar evakuasi daya dari PLTA Poso Peaker dapat disalurkan dengan optimal.



"Sulawesi memiliki potensi pengembangan pembangkit EBT yang besar, untuk itu PLN terus fokus untuk mempercepat pengembangan pembangkit EBT, salah satunya PLTA Poso Peaker guna meningkatkan kapasitas dan keandalan listrik khususnya di Sulawesi Tengah," pungkasnya.




(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!