alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pembentukan Laskar Pajak Bumi dan Bangunan Dikaji Ulang

Vivi Riski Indriani
Pembentukan Laskar Pajak Bumi dan Bangunan Dikaji Ulang
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar belum berani merealisasikan rencana pembentukan Laskar PBB. Padahal keberadaan laskar tersebut disinyalir bisa meningkatkan potensi pajak baru di sektor PBB.

Akhir Januari lalu, Bapenda melalui Kepala UPTD PBB, Adriyanto menargetkan rekrutmen anggota Laskar PBB sudah dimulai awal Februari lalu. Hanya saja, kata dia Bapenda masih perlu mengkaji perihal regulasi rencana pembentukan laskar tersebut.

Dia bahkan sudah menyiapkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar. Termasuk skill teknik dikarenakan harus menilai material bangunan.

Kepala Bapenda Kota Makassar, Irwan Adnan mengaku masih perlu mengkaji beberapa hal sebelum pembentukan Laskar PBB. Menurutnya, ada beberapa pertimbangan kenapa rencana tersebut belum direalisasikan.

"Masih saya kaji, ada beberapa hal yang belum pas buat saya. terkait dengan kajiannya seperti apa output, dan kita juga  harus koordinasikan dengan pihak terkait utamanya dalam hal pemeriksaan baik dari inspektorat, BPK, dan  kejaksaan," jelasnnya.

Lanjutnya, tim tersebut diharapkan bisa bekerja maksimal. Sebab, kinerjanya berkaitan erat dengan masyarakat. Apalagi, menggunakan APBD sehingga pertanggungjawabannya benar-benar jelas.

"Jangan sampai kita sudah gunakan uang masyarakat tapi hasilnya tidak maksimal," tegasnya.

Kendati demikian, dia mengaku optimistis bisa merealisasikan rencana tersebut tahun ini. Hal itu dikarenakan target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar terus mengalami peningkatan.

Dia juga menilai dengan kondisi Kota Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur, pendapatan daerah sekitar Rp1 triliun masih jauh dibawah kota-kota besar lainnya. Menurutnya, Makasssar punya banyak potensi pajak yang bisa meningkatkan pendapatan daerah.

Saat ini, Bapenda telah memiliki Laskar Peduli Pajak, namun kehadiran Laskar PBB ini diharapkan bisa lebih konsentrasi ke PBB, dimana tim tersebut nantinya akan melihat kesesuaian nilai PBB dengan tanah dan bangunan.

Tim tersebut nantinya juga akan menjustifikasi pembayaran pajak apakah sesuai dengan tanah dan bangunan yang ada atau tidak. Makanya itu, tim diharuskan bisa mengindentifikasi jenis bangunan dan material yang digunakan, sebab itu adalah komponen dalam menentukan nilai pajak.

Jika tim tersebut terbentuk, Bapenda baru menyasar sekitar 100 anggota. Mereka nantinya akan ditempatkan dibeberapa wilayah sebagai sampel untuk melihat bagaimana manfaat keberadaan laskar tersebut dalam peningkatan dan pencarian potensi baru disektor PBB.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads