TOPIK TERPOPULER

Abdul Hayat Paparkan Layanan Publik Kekinian Sulsel ke Komisi Informasi Pusat

Tim SINDOnews
Abdul Hayat Paparkan Layanan Publik Kekinian Sulsel ke Komisi Informasi Pusat
Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani saat memaparkan layanan publik yang dimiliki Sulsel ke Komisi Informasi Pusat, Senin (11/10). Foto: Humas Pemprov Sulsel

MAKASSAR - Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, memaparkan pelayanan publik kekinian yang dimiliki Pemprov Sulsel saat rapat monitoring dan evaluasi (monev) bersama Komisi Informasi (KI) Pusat, bertema "Keterbukaan informasi publik".

Pemprov Sulsel tergabung dalam monev sesi dua yang ikuti Pemerintah Jawa Barat (Jabar) dan Kalimantan Timur (Kaltim). Penilainya adalah juri KI Pusat, Yohan Wahyu, dipantau langsung Komisioner KI Pusat, M Syahyan dan Cecep Supriadi.

Baca juga: Partisipasi Vaksinasi Masyarakat Masih Rendah di Sulsel

Menurut Abdul Hayat, Pemprov Sulsel selama ini sudah memberikan informasi terkait pelayanan publik kepada masyarakat mengenai kebijakan Gubernur, Wakil Gubernur, Sekprov bahkan seluruh kebijakan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.

"Untuk menunjang hal tersebut tentunya kami sudah menyediakan wadah yang namanya Baruga Lounge di Kantor Gubernur. Baruga Lounge ini memiliki fasilitas seperti lobby hotel. Jadi masyarakat yang ingin menemui Gubernur, langsung dilayani dan diberikan minuman gratis dengan tempat duduk yang nyaman dan ruangan yang ber AC," jelas Abdul Hayat dalam sambutannya, Senin (11/10).



Baca juga: Kurangi Kemiskinan, Sekprov Sulsel Minta Sektor Pariwisata Digenjot

Selain Baruga Lounge, ada juga fasilitas pelayanan informasi publik lain seperti aplikasi Baruga Sulsel sebagai wadah pengaduan bagi masyarakat Sulsel. Kemudian ada Neni si Linca, aplikasi untuk mempermudah pelayanan perizinan terpadu dan satu pintu.

Dari pelayanan kesehatan khusus Covid-19 ada website Satgas Covid-19 Sulsel, serta di Instagram ada Halo Dokter khusus untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulsel.

"Kami berharap lewat kegiatan ini bagaimana memberikan informasi yang sehat terhadap masyarakat dan bagaimana masyarakat bisa mendukung program pembangunan serta memberikan proteksi dini sebelum menyebarkan informasi hoaks" ungkapnya.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!