alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Belum Setor LPj Dana Desa, Kades di Bone Diwarning

Supriadi Ibrahim
Belum Setor LPj Dana Desa, Kades di Bone Diwarning
Ilustrasi/SINDOnews

BONE - Kinerja pemerintahan desa, patut dievaluasi. Hal itu tidak lepas dari lambannya kepala desa (Kades) menyetorkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Dana Desa tahun 2017, sampai saat ini.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bone, Najamuddin menjelaskan, pihaknya belum menerima satu LPj desa terkait penggunaan anggaran dana desa untuk tahap kedua, tahun lalu. Padahal, sudah memasuki akhir Februari 2018.

"Harusnya sudah masuk. Dan paling lambat 10 Januari sudah rampung semua. Tetapi, sampai sekarang belum ada sampai ke kami (BPKAD Bone)," jelas Najamuddin.

Lanjut, Najamuddin mewarning seluruh kades untuk segera menyetorkan LPj dana desanya. Apalagi, Bone mendapatkan jadwal pemeriksaan dari BPK, tahun ini fokus untuk pemeriksaan dana desa.

Sementara itu, Kasi Keuangan dan Aset Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bone, Mubarak menuturkan, untuk LPj dana desa tahap kedua, baru sebagian desa yang menyetorkan LPj-nya.

Dikarenakan adanya keterlambatan pencairan. Sehingga, baru masuk tahap perampungan.

"Belum sampai 50 persen (dari 328 desa di Bone) yang menyetorkan LPj Dana Desa tahap kedua tahun 2017. Kita masih tunggu LPj desa lainnya," kata Mubarak, kepada SINDOnews Makassar Kamis, (22/02/2018).

Diketahui, aggaran Dana Desa untuk Kabupaten Bone tahun 2018, semula Rp286 miliar. Pasca terbitnya peraturan menteri keuangan (PMK), dana desa untuk Bone bertambah Rp3 miliar menjadi Rp289 miliar.

Anggaran tersebut akan teralokasi ke-328 desa di Bumi Arung Palakka, yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Bone.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads