TOPIK TERPOPULER

Sertifikasi Aset PLN di Sulsel Ditarget Rampung Desember 2021

Faisal Mustafa

Vice President Pengamanan dan Pemeliharaan Aset PT PLN, Lindasari Handayani menambahkan temuan dari rapak koordinasi tersebut akan dievaluasi pihaknya dan meninjau kembali dokumen pembebasan lahannya.



"Alhamdulillah dengan rapat koordinasi kita bisa menemukan titik terang, mana yang menjadi kendala, dan mendapat solusi. Selanjutnya kita akan lakukan konsolidasi internal, kemudian kami koordinasikan ke BPN," paparnya.

Dia menerangkan pihaknya sudah mengelompokan permasalahan aset sesuai temuan dalam rapat tersebut. "Baik yang masuk kawasan hutan, yang ada klaim dari pihak lain, itu sudah kita pilah-pilah," tutur Linda.

Linda menyebutkan dengan pengelompokan tersebut, PLN yakin target 1.300 persil akan rampung Desember mendatang. "Ketika aset kita ini tersertifikasi dasar hukumnya menjadi jelas, dan ke depannya bisa tertib administrasi," ungkapnya.

Baca juga: Ekonomi Bangkit, PLN Proyeksikan Penjualan Listrik Tumbuh 4,71% di 2021

Dia mengapresiasi dukungan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kanwil BPN dan tenaga ahli PLN. Linda mengaku pola pengamanan dan penyelamatan aset di Sulsel patut jadi contoh untuk kanwil PLN lain di Indonesia.

"Saya akan sampaikan ke Senior Vice President kami untuk model yang seperti ini diterapkan di beberapa Kanwil (PLN) di seluruh Indonesia, karena menurut kami sangat efektif," tukas Linda.

Sementara itu General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid mengapresiasi sinergi yang diberikan BPN dan KPK dalam mengawal penyelamatan aset milik negara.

"Dengan rapat koordinasi seperti ini bisa kami diskusikan solusi bagaimana aset PLN sebagai aset negara bisa diamankan dan diselamatkan. Mudah-mudahan bisa mencapai percepatan sertifikasi yang kita targetkan Desember tahun ini," tukasnya.



(luq)

halaman ke-2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!