TOPIK TERPOPULER

Pemkot Makassar Matangkan Konsep Sekolah Terintegrasi

Andi Nur Isman
Pemkot Makassar Matangkan Konsep Sekolah Terintegrasi
Lulusan sekolah terintegrasi nantinya tak perlu lagi daftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Foto: Dok/SINDOnews

MAKASSAR - Konsep sekolah terintegrasi terus dimatangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Salah satunya, lulusan sekolah tersebut nantinya tak perlu lagi daftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik mengatakan, program sekolah terintegrasi ini masih dalam tahap perumusan. Rencananya, tahun depan sudah mulai dijalankan di beberapa sekolah.

Namun, kata dia, sudah ada beberapa konsep yang rencananya akan diterapkan di sekolah terintegrasi. Termasuk bagaimana peserta didik bisa melanjutkan pendidikan di sekolah yang telah diintegrasikan.

“Nanti itu siswa tidak lagi menempuh jalur PPDB. Anak yang SD (Sekolah Dasar) misalnya, secara langsung bisa SMP (Sekolah Menengah Pertama) tanpa zonasi dan PPDB,” ujar dia, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Maros Gelar Pendataan untuk Ujian Kesetaraan



Amalia menerangkan, pada program sekolah terintegrasi ini, Pemkot ingin anak-anak bersekolah selama sepuluh tahun. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, hingga SMP, akan menjadi atensi Pemkot Makassar.

“Sekolah terintegrasi ini rencananya tahun depan akan dibangun. Tapi pembangunannya dilakukan multiyears. Targetnya itu 2022-2024,” ungkap Amalia.

Konsep sekolah terintegrasi ini, lanjutnya, akan dirampungkan dalam waktu dekat. Paling lambat, kata dia, bisa selesai hingga akhir tahun 2021 ini. “Sehingga di 2022 bisa fokus pada pemenuhan sarana dan prasarananya,” sambungnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, program sekolah terintegrasi ini merupakan upaya memfasilitasi anak-anak di Kota Makassar untuk mendapatkan pendidikan.



(agn)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!