TOPIK TERPOPULER

Buronan Kasus Begal di Makassar Ditangkap saat Hadiri Takziah

Faisal Mustafa
Buronan Kasus Begal di Makassar Ditangkap saat Hadiri Takziah
JO (19), saat diamankan aparat kepolisia. JO merupakan buronan kasus pencurian dengan kekerasan. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pelarian, lelaki berinisial JO (19) terhenti. Terduga pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal tersebut ditangkap petugas Resmob Polsek Tamalanrea saat menghadiri acara takziah di Jalan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (13/10) malam.

Kasi Humas Polsek Tamalanrea, Aipda M Khalil mengatakan JO telah lama masuk daftar pencarian orang bersama lima rekannya. Korbannya berinisial NCS, yang disebut merupakan anggota Polri. NCS dikeroyok menggunakan senjata tajam, sampai terluka di lengan.

Baca juga: Puluhan Pelaku Tawuran di Makassar Diringkus Polisi

Peristiwa itu, kata Khalil terjadi pada Kamis 3 Juni 2021 malam di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea. Enam orang terduga pelaku termasuk JO juga mengambil dua buah ponsel milik korban dan rekannya yang saat itu tengah nongkrong di lokasi.

"Setelah mendapat informasi, pelaku berada di acara takziah. Tim yang dipimpin Ipda Muh Iqbal Kosman menuju Jalan Katimbang, dan meringkus tersangka yang sudah buron selama empat bulan. Kemudian diamankan di Mako Polsek Tamalanrea," katanya, Kamis (14/10).



Baca juga: Bukti Baru Akan Diberikan Jika Polisi Buka Kasus Dugaan Pemerkosaan di Lutim

Dia menambahkan dalam pengembangan, pihaknya juga mengamankan barang bukti senjata tajam jenis baton sword atau pisau tombak di rumah JO, Jalan Muh Yamin, Kecamatan Makassar, Kota Makassar. "Senjata itu digunakan pelaku untuk melukai korban," jelas Khalil.

Kepada polisi, JO mengaku telah melakukan penganiayaan dan pencurian. "Saat kejadian pelaku mengaku dalam pengaruh minuman keras, karena baru saja berpesta miras bersama 5 orang temannya. Untuk handphone diambil oleh rekan pelaku yang masih buron," tutur Khalil.

Baca juga: Pemuda Tewas Dikeroyok Pakai Sajam Saat Pesta Miras

Kini JO masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tamalanrea. Sementara polisi masih mengejar empat orang terduga pelaku curas sebagiama laporan aduan bernomor STPL / 385 / IV / 2021 / SPKT / Polsek Tamalanrea.



"Tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," tegas Bintara tinggi polri itu.




(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!