TOPIK TERPOPULER

BNPB Terjunkan 10 Mobil Masker di Ambon

Muhammad Refi Sandi
BNPB Terjunkan 10 Mobil Masker di Ambon
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluncurkan Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat di Ambon, Rabu (20/10/2021). Foto/BNPB

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluncurkan Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat di Ambon, Rabu (20/10/2021). Pelepasan Gerakan Mobil Masker di Ambon dilakukan secara simbolis oleh Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito dan Gubernur Maluku Murad Ismail di Kampus Institut Agama Islam Negeri, Kota Ambon.

Ganip menjelaskan Gerakan Mobil Masker untuk masyarakat yang digagas BNPB ini untuk memperkuat mitigasi di hulu. Gerakan itu juga sekaligus sebagai sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker dalam upaya pengendalian masker di Indonesia.

Dia menilai masker berfungsi seperti payung saat terjadi hujan. Payung bisa melindungi diri dari paparan air hujan. Sedangkan vaksin, kata dia, berfungsi sebagai penguatan.

Baca juga: Gerakan Mobil Masker BNPB Menembus Pantura

"Begitu pun dengan masker, walau tidak bisa menghentikan Covid-19, masker bisa mencegah kita dari terpapar virus Covid-19. Masker dan vaksin ini harus selalu beriringan," kata Ganip dalam keterangannya dikutip pada Kamis (21/10/2021).



Gerakan mobil masker yang menurunkan 10 armada ini menyasar sejumlah tempat yang punya potensi timbulnya kerumunan masyarakat. Lokasi yang dituju adalah Kecamatan Nusaniwe, Kecamatan Sirimau, Kecamatan Baguala, dan Kecamatan Teluk Ambon.

"322.000 masker dibagikan hari ini kepada masyarakat dari total 500.000 masker yang akan dikirimkan dan didistribusi secara bertahap," ujarnya.

BNPB melibatkan semua unsur terkait di daerah seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial Provinsi Maluku, dan relawan dari berbagai organisasi.

Baca: Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat Menyambangi 10 Kecamatan di Pangandaran



(rca)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!