TOPIK TERPOPULER

Capaian Vaksinasi Rendah, 17 Daerah di Sulsel Naik ke PPKM Level III

Andi Nur Isman
Capaian Vaksinasi Rendah, 17 Daerah di Sulsel Naik ke PPKM Level III
Salah satu indikator naiknya level PPKM di 17 daerah di Sulsel lantaran capaian vaksinasi daerah yang masih minim. Foto: Dok/SINDOnews

MAKASSAR - Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, ada 17 daerah yang mengalami kenaikan level PPKM. Dari sebelumnya hanya menerapkan PPKM Level II, sekarang naik menjadi level III.

Adapun 17 daerah yang mengalami kenaikan level PPKM tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kabupaten Jeneponto, Takalar,, Kabupaten Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Wajo, Sidrap, Luwu, Tana Toraja, dan Luwu Utara.

Baca Juga: Meriahkan HUT ke-57 Golkar dengan Vaksinasi, Taufan Pawe Sosialisasikan Airlangga ke Masyarakat Pulau

Salah satu indikator naiknya level PPKM tersebut lantaran capaian vaksinasi daerah yang masih minim. Mereka belum memenuhi target vaksinasi yakni minimal 50 persen. Di sisi lain, kasus penularan Covid-19 juga masih dinamis.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Arman Bausat mengemukakan, pemerintah pusat memang sudah memberi target setiap daerah untuk mempercepat vaksinasi hingga 50 persen. Makanya, daerah yang belum capai target berpotensi naik level.



“Pada PPKM sebelumnya Sulsel secara umum sudah PPKM Level II. Tapi kalau daerah tidak capai target tentu menjadi indikator pertimbangan untuk naik level,” kata dia.

Sebelumnya, Arman menyebut masih ada 21 kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya di bawah 50 persen. Paling rendah di Kabupaten Jeneponto dengan capaian yang baru menyentuh angka 16,02 persen.

Baca Juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Rendah, PPKM Maros Naik ke Level III

Kendati begitu, Arman mengaku sudah berupaya mendorong pelaksanaan vaksinasi tersebut. Khususnya di daerah-daerah yang capaiannya masih sangat minim. Ada tim khusus yang dibentuk untuk membantu percepatan vaksinasi tersebut.

“Kita kerja sama dengan PKK kabupaten/kota untuk lebih aktif mencari sasaran dan mengedukasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19,” sebutnya.







(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!