TOPIK TERPOPULER

Kasus Covid-19 Melandai, Epidemiolog Ingatkan Pemkot Makassar Tetap Waspada

Ashari Prawira Negara
Kasus Covid-19 Melandai, Epidemiolog Ingatkan Pemkot Makassar Tetap Waspada
Ahli Epidemiolog meminta Pemkot Makassar tidak euforia menanggapi turunnya kasus Covid-19. Foto/Ilustrasi

MAKASSAR - Ahli Epidemiologi Unhas Prof Ridwan Amiruddin meminta Pemkot Makassar tidak euforia menanggapi turunnya kasus Covid-19.

Data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Sulsel, rata-rata kasus selama sepekan terakhir berada di bawah 10 kasus, bahkan pada 31 Oktober sempat menyentuh nol kasus.

Ridwan mengatakan potensi ledakan gelombang ketiga masih sangat tinggi sehingga pemerintah diminta tak terlena.

Hal ini banyak ditemukan dengan longgarnya penerapan protokol di tempat-tempat umum, hingga warkop-warkop.

"Pandemi ini belum berakhir, kita saat ini ada di ujung gelombang kedua dan ini bisa meledak dan naik kembali di gelombang ketiga," ujarnya.

Baca Juga: Ini Dua Langkah Kemenag Cegah Lonjakan Covid Nataru

Selain itu, dirinya juga menyoroti penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Makassar. Dia menilai ledakan kasus Covid-19 pada anak sangat potensial. Sementara vaksinasi pada anak masih belum dilakukan.

"Ini perlu diwaspadai, karena ada laporan beberapa wilayah sudah muncul kasus. Ini harus dimonitor secara aktif oleh Satgas, supaya klaster ini tidak melebar," urainya.

Sementara itu, menanggapi kasus Covid-19 yang melandai, Pakar Kesehatan Univerisitas Hasanuddin Prof Idrus Paturusi juga meminta pemerintah fokus dalam mencegah terjadinya gelombang ketiga penularan.

Langkah-langkah tersebut ditempuh dengan penerapan protokol ketat yang seharusnya tetap dilakukan meski kasus telah melandai.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!