TOPIK TERPOPULER

Peringatan HJG, Adnan Minta Perbaikan Poros Tun Abdul Razak dan Pattallassang

Herni Amir
Peringatan HJG, Adnan Minta Perbaikan Poros Tun Abdul Razak dan Pattallassang
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri Hari Jadi Gowa (HJG). Foto: Istimewa

GOWA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta Pemerintah Provinsi Sulsel, untuk melakukan perbaikan terhadap Jalan Tun Abdul Razak dan Jalan Bu'rung-Bu'rung di Kecamatan Pattalassang.

Adnan yang berbusana adat jas tutup warna keemasan dipadu sarung sutera cura’ labba’ itu "menodong" langsung Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat melakukan orasi Hari Jadi Gowa (HJG) ke 701, Rabu (17/11/2021)

Baca Juga: Permudah Pengurusan Paspor, Kantor ULP Imigrasi di Gowa Beroperasi

"Mumpung di momen HJG ini, bapak Plt Gubernur hadir, maka saya meminta agar poros Tun Razak segera diaspal begitupula poros Pattallassang di sekitar Bu'rung-Bu'rung," ujarnya.

Selama ini kata Adnan, pihaknya selalu menjadi sasaran kritikan terkait kondisi kedua poros tersebut. Padahal kedua poros itu masuk jalan provinsi yang artinya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulsel.



Diketahui, kondisi Jalan Tun Abd Razak (poros Hertasning Baru) berlubang dan setiap musim hujan menjadi kantong air. Sementara di poros Pattallassang tepatnya di Bu’rung-bu’rung, Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang kerusakannya cukup parah bahkan oleh masyarakat setempat dilabeli jalan seribu lubang.

Selain mengemukakan aspirasi masyarakat tentang poros provinsi yang harus diperbaiki ini, Adnan juga membeberkan pembangunan di Kabupaten Gowa yang meningkat secara signifikan. Termasuk pembangunan dari segi sumber daya manusia.

Seperti program seperempat abad dengan memberi puluhan beasiswa siswa berprestasi di sejumlah universitas ternama di pulau Jawa. Dan kini di periode keduanya, kembali pasangan AdnanKio ini memprogramkan beasiswa bagi siswa berprestasi di setiap desa untuk kuliah di universitas ternama di Makassar. Di mana sumber pembiayaan berasal dari dana desa.

”Ini adalah upaya dalam peningkatan mutu SDM anak-anak kami di Gowa. Sehingga semua merata, bukan hanya siswa berprestasi di kota yang kita prioritaskan tapi juga anak-anak di desa. Ini adalah modal untuk membangun Gowa lebih baik di masa depan, ”paparnya.



(agn)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!