TOPIK TERPOPULER

Menparekraf Siap Bantu Mesin Pemotong Bambu untuk Desa Wisata Kole Sawangan

Tim SINDOnews
Menparekraf Siap Bantu Mesin Pemotong Bambu untuk Desa Wisata Kole Sawangan
Menparekraf Sandiaga Uno berinteraksi langsung dengan pengrajin anyaman bambu saat kunjungan ke Desa Wisata Kole Sawangan, Kabupaten Tana Toraja. Foto: Istimewa

TANA TORAJA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno meminta masyarakat dari Desa Wisata Kole Sawangan terus mengembangkan produksi seni kriya anyaman. Untuk itu, pihaknya bakal mengirim bantuan mesin pemotong bambu agar warga lebih mudah memproduksi seni kriya anyaman.

Sekadar diketahui, seni kriya anyaman merupakan seni yang dikerjakan dengan cara memanfaatkan bambu yang ada di desa wisata tersebut.

Baca Juga: Sandiaga Uno Pantau Vaksinasi Covid-19 di Lokasi Wisata Religi Tana Toraja

Sandi
-sapaan akrabnya, mengungkapkan sejauh ini kerajinan anyaman bambu yang dibuat di Desa Wisata Sawangan harus pra-order dulu karena keterbatasan mesin pemotong bambu. Untuk itu, pihaknya bakal membantu pengadaan mesin tersebut agar produksi seni kriya anyaman meningkat dan berdampak pada pemilihan ekonomi masyarakat, daerah maupun nasional.

"Tapi ini kita harus memesan mesinnya dulu ya, jadi saya serahkan secara simbolis terlebih dahulu,” kata dia.

Sandi
 menyaksikan Pak Markus menganyam dengan cara tradisional dengan produksi dua karya dalam sehari. Namun, tempat penyimpanan hasil kriya anyaman itu pun kurang memadai. Apalagi bila nanti ada peningkatan kunjungan sehingga akan membutuhkan tempat yang layak.

Oleh karena itu, Sandi menyebut pihaknya melakukan gerak cepat untuk segera menghadirkan apa yang dibutuhkan guna peningkatan penjualan dan promosi.



Dia menegaskan dalam beberapa pekan ini akan datang mesin pemotong untuk menunjang proses produksi seni kriya anyaman. Menurutnya, keunggulan dari Tana Toraja yang paling terkenal adalah kopi dan juga destinasi wisata Negeri di Atas Awan. Adapun kerajinan bambu ini tidak pernah terekspose.

"Kita lihat kalau bambu selalu hadir dalam harian masyarakat Toraja. Makanya, dengan ini kita harapkan bisa membantu peningkatan ekonomi di Tana Toraja,” tegasnya.

Selain itu, Sandi mendorong pelaksanaan minimal satu event internasional. Dengan begitu, akan mengembalikan Toraja sebagai unggulan tujuan wisata kelas internasional.

Satu event internasional tersebut nantinya akan menandakan Toraja sebagai unggulan tujuan wisata kelas internasional. Atas dasar itu, dia mengungkapkan rasa bahagianya dan bangga dengan desa wisata tersebut.



(tri)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!