TOPIK TERPOPULER

Ranperda Pesantren Tak Masuk Usulan, PKS Sindir Bapemperda DPRD Wajo

M Reza Pahlevi
Ranperda Pesantren Tak Masuk Usulan, PKS Sindir Bapemperda DPRD Wajo
Ketua PKS Wajo, Agustan Ranreng. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi

WAJO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyayangkan keputusan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Wajo tak memasukkan Ranperda Pondok Pesantren (Ponpes) dalam usulan pembahasan di tahun 2022.

Ketua PKS Ketua PKS Wajo, Agustan Ranreng mengatakan, dalam rapat paripurna pengumuman program pembentukan peraturan daerah (propemperda) pada Jumat 26 November malam, Ranperda Ponpes tak masuk dalam usulan.

Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Wajo Molor, Dewan Minta Bupati Tidak Datang Terlambat

Tidak masuknya Ranperda Pesantren dalam pembahasan di tahun 2022 membuat partai PKS memberikan sindiran kepada Bapemperda.

"Wajo pencetak ulama tersohor, tetapi sayang seribu sayang dari pihak Bapamperda tidak mengakomodir Ranperda ini. Partai PKS sangat kecewa," ujarnya, Sabtu (27/11/2021).



Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo itu, Ranperda Pesantren di Kabupaten Wajo cukup urgen. Ranperda tersebut juga sudah lama diaspirasikan oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) se Kabupaten Wajo.

Baca juga: Perda Larangan Kantong Plastik Tekan Produksi Sampah hingga 103 Ton di Wajo

Adapun alasan Ranperda pesantren tidak masuk dalam pembahasan di tahun 2022 karena Bapemperda menganggap sudah ada regulasi yang mengatur tentang pondok pesantren. SepertiĀ  dalam UU 18/2019 tentang Pesantren dan Perpres 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

"Saya memohon maaf kepada semua Anregurutta al mukarram pimpinan pesantren se Kabupaten Wajo, saya sangat menyesal karena kami belum bisa memperjuangkan harapan dan cita-cita pejuang pesantren di Wajo, padahal Wajo kita kenal sebagai Kota Santri," terangnya.



(luq)

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!