TOPIK TERPOPULER

Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit

Marhawanti Sehe
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
Direktur Bisnis PT BPR Hasamitra, I Made Semadi. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang masih positif di tengah kondisi ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra masih percaya diri menatap tahun 2022 mendatang.

Direktur Bisnis PT BPR Hasamitra, I Made Semadi mengungkapkan, pihaknya menargetkan kinerja pada tahun 2022 bisa tumbuh double digit, yaitu aset tumbuh 16%, penyaluran kredit tumbuh 22%, dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 17,10%.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, Aset BPR Hasamitra Mampu Tumbuh 8%

"Kami baru saja melakukan Raker Tahun 2022. Poinnya adalah evaluasi kinerja tahun 2021 dan proyeksi serta strategi tahun 2022. Temanya adalah Reaction atau Recovery, Accelaration, dan Tranaformation. Proyeksi tahun depan, aset tumbuh 16%, Kredit tumbuh 22% dan DPK tumbuh 17,10%," urai Made, kepada SINDOnews, Senin (29/11/2021).

Penetapan target dan optimisme BPR Hasamitra menuju tahun 2022 bukan tanpa sebab. Sepanjang tahun 2021, meski masih di tengah pandemi Covid-19, bank yang bermarkas di Sulsel ini mampu tumbuh positif dengan catatan kinerja yang cemerlang. Meski menghadapi banyak tantangan, BPR Hasa Mitra berpeluang untuk mengulang kesuksesan tersebut.

Tercatat, hingga Oktober 2021, aset BPR Hasamitra meningkat menjadi Rp2,63 triliun, tumbuh 8,37% secara year on year (YoY) dari Rp2,45 triliun. Selanjutnya penghimpunan DPK mencapai Rp1,92 triliun, tumbuh dari Rp1,67 triliun pada periode yang sama tahun 2020 lalu.

Adapun penyaluran kredit BPR Hasamitra juga masih positif, yaitu mencapai Rp2,13 triliun, tumbuh 3,69 YoY dengan Non Perfoarming Loan (NPL) yang masih terjaga di angka 0,28%. Komposisi kredit yang disalurkan masih didominasi konsumtif. Produktif hanya berkontribusi sekitar 12% saja.

Tidak heran, pada tahun 2022 mendatang, BPR Hasamitra akan memperluas penyaluran kredit produktif. Strateginya adalah menggandeng fintek. "Kami juga akan memperkuat pemasaran kredit produktif dengan menggandeng fintech. Target penyaluran kredit kepada UMKM melalui fintech sebesar Rp155 miliar," kata Made.

Baca Juga: UMKM jadi Idola Industri Jasa Keuangan, Perbarindo Minta BPR-BPRS Pacu Daya Saing



Hal itu juga sejalan dengan misi BPR Hasamitra untuk mempercepat transformasi digital pada tahun 2022 mendatang. Anggaran untuk mewujudkan layanan digitalisasi pun akan ditambah. Tujuannya, meningkatkan pelayanan dengan memberikan jaminan kemudahan dan keamanan kepada nasabah.

"Tahun 2022 direncanakan lebih banyak menambah anggaran digital sehingga layanan berbasis digital yang mengedepankan keamanan transaksi dapat terwujud," pungkas Made.



(agn)

TULIS KOMENTAR ANDA!