alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jadi Juru Kampanye, Anggota DPRD Sulsel Ramai-ramai Cuti

Luqman Zainuddin
Jadi Juru Kampanye, Anggota DPRD Sulsel Ramai-ramai Cuti
Anggota DPRD Sulsel saat berada di ruang sidang beberapa waktu lalu. Foto: dok/SINDOnews

MAKASSAR - Anggota DPRD Sulsel ramai-ramai mengajukan izin cuti dari tugas-tugas legislator. Mereka cuti lantaran menjadi juru kampanye (jurkam) pasangan calon yang bertarung di Pilkada serentak tahun ini.

Hingga kemarin, sudah ada sekitar 30 anggota DPRD Sulsel yang mengajukan cuti ke Sekretariat DPRD Sulsel. Hampir setiap hari sejak tahapan kampanye Pilkada dimulai 15 Februari lalu, selalu ada legislator yang mengajukan cuti.

“Sudah banyak yang masukkan. Terakhir itu sudah hampir 30 orang anggota dewan yang masuk suratnya," jelas Sekretaris DPRD Sulsel Rizal Saleh saat dikonfirmasi lewat sambungan teleponnya, Jumat, (09/03/2018).



Hanya saja, Rizal belum bisa memberikan nama-nama legislator yang sudah mengambil cuti itu. “Sudah banyak, hampir tiap hari ada yang mengajukan cuti. Tapi saya tidak pegang daftar nama lengkapnya. Yang pasti itu, Arum Spink yang masukkan pertama, disusul legislator lain,” kata Rizal.

Diketahui, Arum Spink adalah anggota DPRD Sulsel dari Partai Nasdem dari daerah pemilihan Bulukumba-Sinjai. Di Pilkada Sulsel, Nasdem mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar. Sedangkan di Pilkada Sinjai mengusung pasangan Takyuddin Masse-Mizar Rahmatullah Roem.

Kendati demikian, permohonan cuti yang legislator ajukan itu menurut Rizal Saleh tidak mengikuti aturan sebagaimana mestinya. Di mana, mereka seharusnya mengajukan surat cuti minimal tiga hari sebelum kegiatan kampanye.

"Ada kelemahannya. Biasa kadang-kadang, satu hari sebelum kampanye masukkan surat cuti. Padahal aturannya itu minamal tiga hari sebelum kampanye sudah harus diajukan ke KPU,” ujar dia.

Rizal menambahkan, bahwa legislator ini akan lepas dari segala fasilitas negara saat cuti karena menjadi jurkam. “Nda ikut kegiatan mereka (di DPRD). Cuti kampanye di luar tanggungan negara. Kita hentikan semua kegiatannya,” ucapnya.

Sekadar diketahui, aturan kampanye tersebut tercantum di dalam peraturan KPU Nomor 4/2017. Dalam PKPU itu, cuti tersebut bukan hanya untuk kampanye rapat umum atau kampanye akbar namun semua metode kampanye.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel Iqbal Latief menerangkan bahwa sejauh ini pihaknya sudah menerima surat cuti anggota DPRD Sulsel yang menjadi jurkam calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel. Salah satunya Rudi Pieter Goni.
“Kemarin itu yang bawa suratnya adalah Pak Rudi. Tapi sebelum dia (Rudi) sudah ada legislator lain yang masukkan,” kata Iqbal Latief di ruangannya.

Rudi merupakan legislator PDIP. Partai ini mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Pilkada Sulsel.

Hanya saja, tidak diketahui pasti berapa legislator DPRD Sulsel yang sudah memasukkan surat cutinya di KPU Sulsel. Hal itu diketahui saat KORAN SINDO mencoba mengonfirmasi ke Divisi Teknis Sekretariat KPU Sulsel Ismail Masse. “Belum ada yang sampai ke saya surat cutinya. Karena ada yang di bawah ji (Ketua KPUD) langsung, nda ke atas," terang Ismail Masse di ruangannya, kemarin.

Diketahui, jumlah anggota DPRD Sulsel sebanya 85 orang terdiri atas, Partai Golkar (18 kursi), Demokrat (11), Gerindra (11), PAN (9), Nasdem (7), PPP (7), PKS (6), Hanura (6), PDIP (5), PKB (3), PBB (1), PKPI (1).



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook