TOPIK TERPOPULER

Perdagangan Berjangka Komoditi Diproyeksi Tumbuh 30 Persen Tahun 2022

Marhawanti Sehe
Perdagangan Berjangka Komoditi Diproyeksi Tumbuh 30 Persen Tahun 2022
Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang saat menghadiri peresmian kantor baru PT Solid Gold Berjangka cabang Makassar (SGB Makassar), di Jalan AP Pettarani, Senin (10/1/2022). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Perdagangan berjangka komoditi diproyeksi lebih cerah pada tahun 2022 ini. Tidak tanggung-tanggung, pertumbuhan ditargetkan mencapai 30 persen dibandingkan 2021 lalu.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang saat menghadiri peresmian kantor baru PT Solid Gold Berjangka cabang Makassar (SGB Makassar), di Jalan AP Pettarani, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Harga Emas Turun, Momen Tepat bagi Investor di Perdagangan Berjangka untuk Borong

"Tahun ini kami memproyeksikan pertumbuhan sampai 30 persen di perdagangan berjangka. Kami optimistis dengan potensi fluktuatif pasar, kami yakin mencapai target yang telah ditetapkan," ungkap Paulus.

Optimisme tersebut, turut didukung oleh perusahaan berjangka yang ada di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kota Makassar. Salah satunya SGB Makassar yang baru saja meresmikan kantor baru.

Paulus mengungkapkan, SGB Makassar berkontribusi positif terhadap perdagangan berjangka di Tanah Air. Makassar dinilai sebagai kota yang sangat potensial. Hanya saja, peningkatan literasi terkait investasi berjangka komoditi masih menjadi tantangan.

"Dengan kantor ini, semoga bisa memberikan kontribusi terhadap ekonomi Makassar dan Indonesia. Kami bangga atas pencapaian dalam transaksi berjangka di Makassar," ungkap Paulus usai memberikan ucapan selamat atas peresmian kantor baru SGB Makassar.

Di sisi lain, dia melanjutkan, kantor baru SGB tersebut dapat membuka lapangan kerja baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pencari kerja dan berkontribusi dalam roda perekonomian.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi menambahkan, upaya SGB Makasar meningkatkan pertumbuhan volume transaksi di tahun 2022 ini, tentunya harus diimbangi dengan kegiatan edukasi yang baik kepada masyarakat.

"Investasi di Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki potensi besar untuk berkembang, namun di sisi lain masyarakat juga harus memahami dan teredukasi terkait risiko atas investasi ini. Sebagai Lembaga Kliring, KBI akan terus mendukung kegiatan edukasi kepada masyarakat yang dilakukan perusahaan pialang yang menjadi anggota kliring di KBI," ungkapnya.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!