TOPIK TERPOPULER

Pedagang Minyak Goreng yang Naikkan Harga Bakal Disanksi

Fitra Budin
Pedagang Minyak Goreng yang Naikkan Harga Bakal Disanksi
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Luwu Timur, Senfry Oktavianus. Foto: Istimewa

LUWU TIMUR - Para pedagang minyak kepala di Kabupaten Luwu Timur diwarning tidak menaikkan harga di atas batas normal. Bahkan mereka bisa dikenakan sanksi.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Luwu Timur, Senfry Oktavianus mengingatkan para pedagang minyak goreng agar tidak menjual minyak goreng kemasan diatas Rp14 ribu per liter.

Baca Juga: Minyak Goreng Rp14.000/Liter Cuman Ada di Ritel Modern, Netizen Teriak



Apabila ada pedagang yang menjual di atas harga yang telah ditentukan maka sanksi akan menanti para pedagang bandel. "Petugasnya sudah jalan ke pasar untuk memantau harga minyak goreng," kata dia.

Selain itu, kata Senfry, Disdagkop-UKM Luwu Timur juga sudah mengingatkan para pedagang agar membatasi penjualan minyak goreng untuk tiap orang.

"Jadi tidak boleh lebih dua liter, harus dua liter saja," kata Senfry.

"Pastinya ada sanksi kalau ada yang bandel. Makanya tim turun ke toko-toko untuk mengecek," tambah Senfry.

Untuk itu, pembatasan dua liter saja untuk tiap orang satu kali pembelian diterapkan disetiap toko.

"Ini juga supaya masyarakat lain kebagian, mengingat stok cepat habis di toko," imbuh Senfry.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!