TOPIK TERPOPULER

Antisipasi Covid-19, Pemkot Parepare Batasi Rekomendasi Keramaian

Darwiaty Dalle
Antisipasi Covid-19, Pemkot Parepare Batasi Rekomendasi Keramaian
Pemerintah Kota Parepare makin memperketat pengawasan penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes), dan membatasi penerbitan rekomendasi izin keramaian. Foto: Sindonews/dok

PAREPARE - Menyusul meningkatnya angka penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan dalam dua pekan terakhir, Pemerintah Kota Parepare makin memperketat pengawasan penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes), dan membatasi penerbitan rekomendasi izin keramaian.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Parepare, Iwan Asaad mengungkapkan, belum lama ini pihaknya membatalkan rekomendasi kegiatan yang sebelumnya dikeluarkan pemerintah setempat, pada salah satu pengelola cafe di Parepare yang sedianya mendatangkan tiga penyanyi yang juga youtuber. "Namun karena perkembangan pandemi yabg terus meningkat, rekomendasi kita batalkan," katanya.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Parepare Terbitkan 523 Paspor

Namun, kata Iwan, pembatalan rekomendasi tersebut diambil setelah melalui rapat dan koordinasi dengan Polres Parepare, yang juga sempat mengeluarkan izin pada pengelola kafe.

"Hasil rapat dimaksud kami pertegas dalam surat yang ditujukan kepada pemohon mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan dilakukan walaupun dijamin oleh pemohon dalam penyiapan surat pernyataan," papar Iwan yang juga Sekkot Parepare.

Sementara Kapolres Parepare, AKBP Andiko Wicaksono menegaskan, pihaknya memastikan tidak akan mengeluarkan izin kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian. Pasalnya kondisi pandemi dengan kegiatan berpotensi mengumpulkan banyak orang sangat berbahaya. 

Andiko menambahkan, pihaknya juga telah menyarankan agar panitia mereschedule kegiatan tersebut karena dianggap berbahaya jika kegiatan mengumpulkan orang di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Parepare.

"Apalagi yang diundang adalah youtuber yang lagi naik daun, potensi kerumunan sangat besar meskipun pihak panitia melaksanakan extra prokes, tidak ada yang bisa menjamin," ujarnya.

Sekadar diketahui, data tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Parepare saat ini mencatat 319 kasus aktif, 27 dirawat di RS dan 292 menjalani Isoman. 

Baca Juga: Jembatan Kembar Parepare Digagas untuk Urai Kemacetan



(agn)

TULIS KOMENTAR ANDA!