TOPIK TERPOPULER

Dongkrak Hasil Pertanian, Pemprov Sulsel Genjot Program Mandiri Benih

Faisal Mustafa
Dongkrak Hasil Pertanian, Pemprov Sulsel Genjot Program Mandiri Benih
Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulsel terus menggalakkan program Mandiri Benih, yang digagas Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Foto: Dok Pemprov Sulsel

MAKASSAR - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulsel terus menggalakkan program Mandiri Benih. Program yang diinisiasi Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman tersebut digenjot pemanfaatannya sejak 2021.

Andi Sudirman mengaku progres program strategis Mandiri Benih Sulsel terus berkembang sesuai rencana di penangkaran. Program tersebut diharapkan dapat membantu petani menjaga kualitas benih dan membangun kemandirian petani untuk memproduksi benih.

"Dengan adanya pendampingan itu, mereka akan mendapat ilmu pengetahuan tentang penanaman benih di lapangan. Sehingga, peningkatan penggunaan benih unggul padi di tingkat petani dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas dan produksi tanaman padi di Sulawesi Selatan,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin (28/2/2022).

Baca Juga: Stok Aman, Petani Sulsel Berharap Limpahan Lebih Pupuk Subsidi

Andi Sudirman mengajak petani meningkatkan produksi padi dengan menggunakan benih yang berkualitas, menjaga pola tanam, mengatur jarak tanam atau tidak dihambur dan melakukan pemeliharaan yang baik dan benar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Muhammad Firda, mengatakan pihaknya tengah melakukan penangkaran tahap satu untuk program Mandiri Benih.

Untuk tahap pertama, dengan musim tanam Oktober 2021-Maret 2022, telah dilakukan penangkaran benih sebar (BR) oleh Petani penangkar seluas 400 hektare dengan target produksi benih sebanyak 1.200.000 kg (1.200 ton). Hasil benih ini nantinya bisa ditanami pada areal 48.000 hektare.

Perbanyakan benih ini, ia bilang melibatkan 12 kabupaten, 27 kecamatan, 36 desa/kelurahan dan 234 petani penangkar benih padi. Hasil produksi benih sebanyak 1.200 ton rencana akan disalurkan ke masyarakat pada musim tanam April-September 2022.

“Penangkaran benih sebar untuk tahap pertama dilakukan pada lahan seluas 400 hektare ini kita melibatkan 234 petani untuk diberdayakan dalam memproduksi benih. Kita lakukan pendampingan sehingga petani penangkar mendapatkan ilmu dan keterampilan dalam melakukan perbanyakan benih sebar,” jelasnya.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel pun berencana akan melanjutkan untuk tahap II musim tanam April-September 2022. Dengan produksi benih sebar padi sebanyak 436.363 kg dengan melibatkan petani penangkar sebanyak 85 orang.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!