alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kopel Sayangkan Sikap Lima Legislator Makassar Tak Kooperatif

Luqman Zainuddin
Kopel Sayangkan Sikap Lima Legislator Makassar Tak Kooperatif
Sejumlah legislator Makassar saat prescon mendukung salah satu kandidat di Pilwalkot Makassar di gedung DPRD Makassar. Foto: dok/SINDOnews

MAKASSAR - Komite pemantau legislatif (Kopel) Musaddaq menyayangkan sikap tidak kooperatif yang diperlihatkan oleh lima anggota legislator Makassar yang mangkir dari panggilan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Panwaslu Makassar.

"Mestinya teman-teman di DPRD ini mematuhi hukum, apalagi DPRD itu yang membuat (peraturan). Dia yang membuat peraturan itu. Sehingga dia yang harus memberi contoh yang baik sebagai pejabat publik yang patuh terhadap hukum," sesal komisioner Kopel Sulsel, Musaddaq, Jumat (23/3/2018).

Dia menilai, apa yang dipertontonkan para wakil rakyat ini telah mencederai hukum di Indonesia.



"Mereka seperti kebal hukum. Padahal, di mata hukum, semua sama kedudukannya. Sehingga ini yang harus diperlihatkan oleh teman-teman di DPRD," kata dia.

Diketahui, kelima legislator Makassar tersebut, yakni Rahman Pina (Golkar), Busranuddin Baso Tika (PPP), Muh Said (PBB), Yunus (Hanura), dan Lisdayanti (Gerindra). Mereka merupakan bagian dari 13 orang yang dilaporkan dengan dugaan pelanggaran pidana Pilkada di Pilwalkot Makassar 2018, lantaran menggunakan fasilitas negara untuk konferensi pers memberikan dukungan program calon wali kota Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), belum lama ini.

Dikonfirmasi ketidak hadirannya, salah satu legislatir Yunus (Hanura) mengaku sudah memberitahukan ke Panwaslu bahwa dirinya berada di Jakarta dalam rangka perjalanan dinas. Hanya memang, dia mengakui, andai berada di Makassar dirinya akan memenuhi panggilan tersebut.

"Ada undangan sampai. Kalau seandainya saya di Makassar, kita hadiri saja. Maksud saya, Panwaslu kan mau dengar klarifikasi kita apa yang kita lakukan. Artinya, dia kan punya hak untuk memanggil saja," ungkap Yunus saat dikonfirmasi via selulernya.

Bahkan Yunuz menyayangkan koleganya yang berada di Makassar namun tidak menghadiri panggilan tersebut.

"Kalau saya ini kan sedang di Jakarta, banggar saya, sama pak ketua. (Teman yang di Makassar) Kenapa tidak pergi saja. Supaya bisa diselesaikan dengan baik," sesal dia.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook