alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jabatan Kepala Inspektorat Sulsel Bakal Sejajar dengan Sekprov

Syachrul Arsyad
Jabatan Kepala Inspektorat Sulsel Bakal Sejajar dengan Sekprov
Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Jabatan kepala inspektorat Sulsel diusulkan bakal naik tingkat. Oleh pemerintah pusat, posisinya bakal disejajarkan sekelas sekretaris provinsi (sekprov), yaitu eselon I b.

Kepala Inspektorat Sulsel, Lutfie Natsir membenarkan hal ini. Ia mengaku, rencana ini masih sementara digodok oleh pemerintah pusat, yakni di Kemendagri dan juga Kemenpan-RB.

"Ini masih pembahasan di kementerian. Rencana ini on proses yang dilakukan oleh kementerian," kata Lutfie kepada SINDOnews.



Lebih lanjut ia mengatakan, jika rencana ini sudah ditetapkan maka posisi inpektorat sebagai pengawas pemerintah bakal lebih kuat. Pasalnya, Lutfie mengaku, posisi inspektorat saat ini masih sejajar dengan jabatan di organisasi perangkat daerah (OPD) yang bereselon II a.

"Usulan ini untuk meningkatkan kapasitas penguatan inspektorat atau aparat pengawas internal pemerintah (APIP). Jadi, selanjutnya Inspektorat akan bertanggung jawab langsung ke Kemendagri melalui Gubernur," terang dia.

Meski begitu, fungsi koordinasi tetap akan dilakukan langsung ke sekda. Pertanggung jawabannya saja yang langsung ke pemerintah pusat.

Ditambahkan Lutfie, tidak hanya untuk pemerintah provinsi, peningkatan posisi ini juga diharapkan berlaku bagi kabupaten/kota. Posisi kepala Inspektorat yang di daerah yang dulunya eselon II b akan disejajarkan dengan sekretaris daerah (sekda) kabupaten/kota menjadi eselon II a.

"Dengan begitu posisi lebih kuat. Jika tingkatannya lebih tinggi, pengawasan yang dilakukan inspektorat akan lebih maksimal," tegas Lutfie yang juga Pjs Wali Kota Parepare ini.

Dia mengatakan, rencana peningkatan posisi ini masih sementara menunggu putusan pemerintah pusat. Ketika sudah ada persetujuan, dia berharap tahun ini sudah bisa ditetapkan.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads