alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

DPO Koruptor Dikejar Oleh Jaksa, Eh Malah Minta Bantuan Polisi

Sri S Syam
DPO Koruptor Dikejar Oleh Jaksa, Eh Malah Minta Bantuan Polisi
Tim Intelijen dan Pidsus Kejari Makassar berhasil menangkap buronan koruptor dana bantuan pelaksanaan revitalisasi peralatan bengkel dan pembelajaran SMKN RSBI BPPKT Makassar pada 2010, Husein Abdul Razak, Kamis (05/04/2018). Foto : Istimewa

MAKASSAR - Aksi kejar-kejaran antara Tim Intelijen dan Pidsus Kejari Makassar dengan buronan koruptor dana bantuan pelaksanaan revitalisasi peralatan bengkel dan pembelajaran SMKN RSBI BPPKT Makassar pada 2010, Husein Abdul Razak berlangsung Kamis (05/04/2018).

Drama pengejaran ini berlangsung seru sebab buronan sempat berpindah tempat bahkan mendatangi Polsek Rappini untuk meminta bantuan seolah-olah korban pengintaian.

Kasi Intelijen Kejari Makassar, Andi Alham Alang yang memimpin langsung penangkapan mengungkapkan, Husain diketahui berada di sekitar jalan AP Pettarani pagi tadi langsung diintai dan dibuntuti tim gabungan Intelijen dan Pidsus Kejari Makassar yang mengetahui keberadaan Husain dari informasi masyarakat.



Mengetahui dirinya dibuntuti, Husain lalu berpindah tempat dan berusaha melarikan diri ke arah Jalan Alauddin Makassar, namun aksinya itu masih dapat dijangkau radar tim Kejari Makassar yang terus melakukan pengejaran.

Putus asa dengan pengejaran tersebut, pria berusia 52 tahun itu akhirnya memilih mengamankan diri ke Polsek Rappocini. Masuk di kandang aparat, Husain bukannya tertolong malah langsung diciduk dan diamankan.

"Dari infomasi masyarakat kami langsung kejar DPO ini, namun di jalan AP Pettarani dia berpindah dan mengarah ke Sultan Alauddin menggunakan mobil Daihatsu Xenia. Saya sempat meminta bantuan Kasi Intelijen Kejari Gowa. Terakhir yang bersangkutan masuk ke Polsek Rappocini, langsung saya telepon Kanit Reskrimnya untuk mengamankan DPO tersebut," urai Alham kepada SINDOnews.

Husein Abdul Razak merupakan terpidana korupsi yang melarikan diri sejak tahun 2015. Pria yang dipidana bersalah bersama kepala SMKN RSBI BPPKT Makassar, Andi Surya Fatmawati Patu dihukum 4 tahun dan enam bulan penjara.

Melalui sidang inabsensia atau tanpa kehadiran terpidana lantaran telah melarikan diri, Husain juga dihukum pidana denda Rp50 juta subsider 3 bulan penjara dan mengganti kerugian negara sebesar Rp46 juta.





(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook