TOPIK TERPOPULER

Warga Sinjai Terseret Arus Sungai Ditemukan dalam Kondisi Meninggal

Irman Bagoseng
Warga Sinjai Terseret Arus Sungai Ditemukan dalam Kondisi Meninggal
Pencarian Andi Ridwan Warga Desa Lappacinrana, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, yang terseret arus sungai Tangka pada Ahad, (08/05/2022) lalu akhirnya ditemukan. Foto: Ilustrasi

SINJAI - Pencarian Andi Ridwan Warga Desa Lappacinrana, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, yang terseret arus sungai Tangka pada Ahad, (08/05/2022) lalu akhirnya ditemukan.

Kepala BPBD Sinjai, Budiaman korban ditemukan di sekitaran Sungai Tangka di Desa Lammatti Riattang. "Korban sudah ditemukan sekitar 12 kilometer dari titik lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia, saat ini jasad sudah dievakuasi ke rumah duka di Desa Lappacinrana," ungkapnya, Rabu, (11/05/2022).

Baca Juga: Mancing di Sungai Merawu, Bapak-Anak Terseret Arus

Diketahui, Andi Ridwan (50) tahun asal Dusun Mattirowalie, Desa Lappacinrana, Kecamatan Bulupoddo, dikabarkan hanyut terbawa arus sungai Tangka, pada hari Minggu siang. Pencarian melibatkan Basaranas dari Kabupaten Bone dan Tim SAR Brimob Pelopor Bone bersama Tim BPBD Sinjai dan relawan TMI Sinjai, proses pencarian tepat di hari ke 4 (Rabu), Andi Ridwan ditemukan dalam kondisi meninggal oleh Tim.

Kepala Desa Lappacinrana, Mulyanto menuturkan, Sungai Tangka yang menjadi Perbatasan Kabupaten Sinjai-Bone tempat korban terseret arus merupakan akses penyebrangan warga yang rutin, karena sebahagian warga desa Lappacinrana memiliki lahan diseberang sungai itu.

Kades ini menyebutkan, Sungai Tangka bukan kali pertama menelan korban jiwa dan bahkan beberapa ternak warga juga ikut menjadi korban.

"Memang sebagian warga kami itu, selain memiliki keluarga besar di wilayah seberang sungai wilayah (Bone), mereka juga memiliki lahan yang dijadikan mata pencaharian, begitupun sebaliknya,dan yang dilalui korban (Andi Ridwan) adalah akses warga," ujarnya.

Bahkan kata dia, tiap tahun ada korban jiwa di sungai ini, begitupun dengan ternak warga yang ditambatkan dipinggiran sungai. "Tentunya selaku pemerintah desa, berharap pemerintah pusat atau provinsi membangun akses penyebrangan (jembatan) penghubung Sinjai-Bone di sini, demi kepentingan dan keselamatan warga," harapnya.

Baca Juga: Pemancing Hanyut Terseret Arus Bersama Anaknya Ditemukan Meninggal






(agn)

TULIS KOMENTAR ANDA!