TOPIK TERPOPULER

Pemkab-Polres Bantaeng Lakukan Upaya Pencegahan Aksi Kriminalitas Jalanan

Eky Hendrawan
Pemkab-Polres Bantaeng Lakukan Upaya Pencegahan Aksi Kriminalitas Jalanan
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin dalam rapat koordinasi penanganan konflik dan kewaspadaan dini dengan pimpinan Forkopimda di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/5/2022). Foto: Istimewa

BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama aparat kepolisian melakukan beberapa upaya dalam mencegah aksi kriminalitas jalanan. Upaya ini menyusul maraknya tindakan kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Bantaeng tahun ini.

Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir ada lima kasus kriminalitas jalanan yang terjadi di Bantaeng. Satu di antaranya, kasus pembusuran yang menyebabkan korbannya meninggal dunia. Dari jumlah itu, tiga tersangka diketahui masuk kategori dewasa. Selebihnya masuk kategori anak-anak.

Baca juga: Pelajar di Bantaeng Tewas Dipanah, Bupati Minta Pelaku Ditindak Tegas



Wakapolres Bantaeng, Kompol Muh Ali mengatakan, kasus kriminal, terutama pembusuran menjadi atensi pihaknya. Dia menyebut, kepolisian terus mencari akar permasalahan dari kasus ini, untuk dibuatkan solusi secara komprehensif.

"Kita harus bersama-sama untuk mencari akar permasalahannya agar kasus ini tidak terus terulang. Salah satu solusinya, kita mencari di mana pembuatan busur (anak panah) ini," kata dia dalam rapat koordinasi penanganan konflik dan kewaspadaan dini dengan pimpinan Forkopimda di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/5/2022).

Pemkab Bantaeng juga melakukan upaya antisipasi agar kasus ini tidak terulang. Salah satu yang dilakukan adalah upaya dari Dinas Kesehatan Bantaeng yang mengeluarkan instruksi tertulis ke tiap apotek dan puskesmas untuk tidak melayani pembelian kateter tanpa resep dokter. Kateter diketahui menjadi bahan katapel.

"Kateter ini yang kerap disalahgunakan. Kita sudah instruksikan agar apotek tidak ada yang melakukan penjualan kateter tanpa resep dokter. Jika ada warga yang temukan, silahkan lapor ke kami. Kami akan tindaki," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan.

Baca juga: Simpan 8,77 Gram Sabu, IRT di Bulukumba Diamankan Polisi

Selain itu, dia juga meminta kepada pihak-pihak rumah sakit dan puskesmas untuk memusnahkan kateter yang telah digunakan. "Ini kita lakukan agar bahan baku busur tidak lagi ditemukan secara bebas di Bantaeng," jelas dia.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!