TOPIK TERPOPULER

Mahasiswa Kalmas Minta Pemerintah Tambah Armada Kapal Perintis

Muhammad Subhan
Mahasiswa Kalmas Minta Pemerintah Tambah Armada Kapal Perintis
Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Liukang Kalmas melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Pangkep, Kamis (2/6/2022). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan

PANGKEP - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Liukang Kalmas (IPMA Kalmas) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Pangkep, Kamis (2/6/2022).

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut pemerintah menghadirkan solusi atas persoalan transportasi laut warga kepulauan. Selama ini kata mereka, pemerintah hanya bisa mengeluarkan larangan agar warga tak menumpang kapal barang atau nelayan ke pulau.

Baca juga: Bupati Pangkep Jemput Korban KM Ladang Pertiwi di Banjarmasin

Juru bicara IPMA Kalmas, Ardan menyampaikan, sudah lama masyarakat hanya mengandalkan kapal barang atau nelayan sebagai alat transportasi.

"Jangan hanya melarang, apa solusinya. Kenapa nanti ada kecelakaan KM Ladang Pertiwi lalu diperketat larangan kapal ekspedisi atau nelayan, selama ini kemana pemerintah," kata Ardan.

Akibat larangan tersebut kata Ardan, saat ini ratusan warga Kecamatan Liukang Kalmas tertahan di Kota Makassar tanpa kejelasan.

"Kami minta segera ditangani masalah ini, banyak warga di Makassar yang tidak jelas kapan pulang ke pulau. Banyak juga yang sudah menipis bekalnya," kata Ardan.

Baca juga: Nelayan Temukan Satu Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi

Ia mengatakan, satu-satunya transportasi laut yang disediakan pemerintah adalah kapal perintis yang jadwalnya hanya sekali atau dua kali sebulan. Itu juga, kata Ardan tidak semua pulau disinggahi.

"Kalau dibilang itu yang tenggelam kapal barang tidak boleh ambil penumpang, toh kalau ada pejabat mau ke Kalmas juga pakai kapal yang tenggelam itu," ucapnya.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!