TOPIK TERPOPULER

Jalur Lalu Lintas Pantai Losari Bakal Kembali Berubah, Begini Skemanya

Syamsi Nur Fadhila
Jalur Lalu Lintas Pantai Losari Bakal Kembali Berubah, Begini Skemanya
Perubahan jalur atau new traffic management (NTF) di kawasan Pantai Losari yang akan diterapkan, kurang lebih serupa seperti yang diberlakukan pada tahun 2018 silam. Foto/Istimewa

MAKASSAR - Jalur lalu lintas di kawasan Pantai Losari bakal kembali berubah. Perubahan jalur atau new traffic management (NTF) yang akan diterapkan, kurang lebih serupa seperti yang diberlakukan pada tahun 2018 silam.

NTF ini dianggap mampu mengurai kepadatan kendaraan di wilayah Pantai Losari, serta akan efektif bagi masyarakat baik dari segi jarak maupun waktu ke lokasi tujuan.

Baca Juga: Anjungan Pantai Losari Akan Jadi Ramah Disabilitas

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Iman Hud mengatakan, kajian perubahan jalur lalin ini sudah dikantongi. Sebelum jalur baru diberlakukan, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi, kemudian dilanjutkan dengan simulasi.

Hanya saja, Iman belum memastikan kapan simulasi akan dimulai. Pasalnya, di wilayah Kecamatan Ujung Pandang yang akan terdampak perubahan jalur lalin, ada beberapa titik penggalian instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

"IPAL di wilayah Kecamatan Ujung Pandang ini kan ada 20 titik. Makanya untuk simulasi, kami menunggu itu rampung. Jangan sampai pada simulasi malah menimbulkan kemacetan, lalu dianggap rencana kami untuk NTF ini tidak sempurna. Padahal tidak sempurna itu karena adanya 20 titik galian yang masih digali," beber Iman.

Diketahui, ada beberapa titik yang nantinya akan berubah jalur, dimana pemerintah sudah membuat skema mengenai rekayasa lalu lintas. Misalnya, Jalan Penghibur yang saat ini dari arah selatan ke utara, ke depan bakal berbalik arah dari utara ke selatan.

Kemudian, Jalan Haji Bau yang sebelumnya dari arah timur ke barat bakal berubah dari barat ke timur. Jalan Lamadukelleng juga nantinya bakal berbalik arah dari utara ke selatan berubah menjadi dari selatan ke utara.

Kemacetan yang semakin meresahkan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab rekayasa lalu lintas ini perlu dilakukan. Sehingga dia berharap bahwa perubahan arus ini sedikitnya bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

"Kami mulai rekayasa lalin di situ karena di situ padat kendaraan, sering digelar event. Masyarakat kita itu masih terpaku bahwa daerah yang wajib dikunjungi itu Pantai Losari," bebernya.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!