alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Angkat 2 Direktur RS, Syamsari Harap Pelayanan Kesehatan Maksimal

Herni Amir
Angkat 2 Direktur RS, Syamsari Harap Pelayanan Kesehatan Maksimal
Bupati Takalar saat menyerahkan SK kepada Direktur rumah sakit. Ia berharap pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal. Foto: Istimewa

TAKALAR - Bupati Takalar Syamsari Kitta mengangkat dua direktur rumah sakit di yani Direktur RS Tipe D Pratama Polongbangkeng Utara dan RS khusus Ibu dan anak Galesong Utara.

Penyerahan SK diberikan langsung oleh Bupati Syamsari. Surat Keputusan tersebut tertuang dalam SK Bupati Takalar nomor 821/165/BKPSDM-MTS/VI/2020 Tentang pengangkatan PNS, sebagai Direktur Rumah Sakit Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Baca Juga: 168 Warga Desa Mappakalompo Takalar Dapat Bantuan Langsung Tunai



drg Ihyana Malik selaku dokter gigi Ahli Madya pada RSUD Takalar diberi tugas tambahan sebagai direktur RS Tipe D Kecamatan Polongbangkeng Utara dan dr Wayabulani, Sebagai dokter Ahli Madya UPT Puskesmas Galesong Utara diberi tugas tambahan sebagai Direktur RS Khusus ibu dan anak Kecamatan Galesong Utara.

Syamsari mengatakan, rencananya RS khusus ibu dan anak tersebut akan diberi nama Zaenab. Terinspirasi pada salah satu anak Rasulullah yang bernama Zaenab dengan harapan para perawat yang bertugas di situ akan mengikuti keteladanan yang dipersembahkan oleh anak dan ibu Rasulullah SAW.

"Dan untuk RS Tipe D ini rencananya akan diberi nama RS Tipe D Pratama Polongbangkeng Utara Takalar," ujarnya, Selasa (24/6/2020).

Menurut Syamsari, tujuan utama RS ini untuk merealisasikan misi Pemerintah Kabupaten Takalar yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi kesehatan merupakan hak dasar masyarakat.

Baca Juga: Puluhan Tenaga Kesehatan RSUD Takalar Lakukan Swab Test

Karena itu, pihaknya berupaya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, ditambah dengan jaminan kesehatan yang telah dilakukan.

"Tinggal kerja yang baik antara aparat di desa berkolaborasi dengan dinas sosial dan kesehatan untuk memperjelas data-data dari penerima BPJS," jelas Bupati ini.

Lanjut dijelaskan bahwa, hak dasar selanjutnya adalah pendirian fasilitas pelayanan kesehatan seperti yang diketahui bersama bahwa dibangun Rumah Sakit Tipe D dan RS khusus Ibu dan anak, yang semuanya untuk mempermudah mendekatkan pelayanan ke masyarakat.

"Dalam kondisi COVID-19 sekarang, ini untuk mengurai kemungkinan penyebaran yang massif. Sehingga kita bisa pusatkan semua penyakit yang menular itu di RSUD Padjonga Dg Ngalle, dan penyakit ringan di RS Tipe D yang kita siapkan," imbuhnya.

Dengan adanya dua RS ini, Pemkab berharap Pelayanan kesehatan makin berkualitas dan bisa menjadi Pemerintahan yang antisipatif.



(agn)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak