TOPIK TERPOPULER

Sekda Luwu Utara Tinjau Lokasi Jamnas Arus Deras Sungai Rongkong

Tim SINDOnews
Sekda Luwu Utara Tinjau Lokasi Jamnas Arus Deras Sungai Rongkong
Sekda Luwu Utara, Armiadi meninjau lokasi pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) Arus Deras Sungai Rongkong, di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang, Jumat (17/6/2022). Foto/Istimewa

LUWU UTARA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Utara, Armiadi melakukan peninjauan lokasi pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) Arus Deras Sungai Rongkong, di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang, Jumat (17/6/2022).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pembukaan, homestay, termasuk kesiapan panitia dan seluruh pihak terkait dalam menyiapkan kebutuhan dan kelengkapan yang akan dimanfaatkan para peserta dan tamu lainnya dalam event nasional ini.

Baca Juga: Pemkab Lutra Teken Komitmen Bebas Benturan Kasus Audit Stunting

Diperkirakan ratusan peserta dan tamu dari luar akan ikut hadir memeriahkan kegiatan Jamnas Arus Deras Sungai Rongkong ini. Sampai hari ini, tercatat ada beberapa daerah di Sulsel yang sudah mendaftar, di antaranya Makassar, Toraja, Parepare, Palopo, dan Luwu.

Dan dipastikan dalam beberapa hari ke depan, pendaftar dan tamu dari daerah lain akan menyusul. Mengingat sosialisasi dan publikasi kegiatan ini masih terus akan dimasifkan. Pembukaan akan dilaksanakan pada 24 Juni 2022 di Lapangan Desa Pararra.

Sekda Luwu Utara, Armiadi, meminta seluruh desa yang akan dilalui sebelum sampai di lokasi kegiatan, seperti Desa Sabbang, Salama, Malimbu, Tulak Tallu dan Pararra itu sendiri, diminta untuk segera memasang tanda-tanda, seperti spanduk dan umbul-umbul.

“Kita minta lima desa ini untuk segera memasang umbul-umbul,” pinta Armiadi.

Menurutnya, pemasangan umbul-umbul penting sebagai penunjuk jalan. “Umbul-umbul ini peninggalan orde baru yang masih relevan untuk kita lakukan sebagai penunjuk jalan,” jelasnya.

Sekda Armiadi berharap semua pihak terkait untuk selalu membangun sinergi dan koordinasi yang baik, antara penyelenggara kegiatan, panitia lokal, pemerintah kabupaten dan desa, keamanan, dan terkhusus masyarakat setempat, sehingga tercipta harmonisasi.

Baca Juga: Bupati Lutra Dorong Produk Lokal Unggulan Masuk E-Katalog

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!