alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

APK Pilgub Sulsel di Enrekang Hilang Berujung Aksi Balas Dendam

Aris Bafauzi
APK Pilgub Sulsel di Enrekang Hilang Berujung Aksi Balas Dendam
Anggota Divisi Pengawasan Panwas Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Aceng Azis. Foto : Aris Bafauzi/SINDOnews

ENREKANG - Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) berupa baliho calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel di Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, hilang dari tempatnya. Kondisi ini pun diduga berujung pada aksi balas dendam.

Bagaimana tidak, hasil penyelidikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat menyebutkan, jika APK pasangan calon Nurdin Halid-Aziz Qhahar Mudzakkar (NH-Aziz) tetap berdiri kokoh dengan sendirinya di Desa Cendana. Sementara APK paslon lainnya hilang.

Di tempat terpisah di waktu yang sama, kondisinya terbalik, justeru APK NH-Aziz di Desa Pinang dan Desa Pundi Lemo baliho paslon nomor urut 1 di Pilgub Sulsel ini hilang. Tiga APK paslon lainnya tetap ada.

Anggota Divisi Pengawasan Panwaslu Kecamatan Cendana, Aceng Azis yang dikonfirmasi enggan berspekulasi. Kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas hilangnya sejumlah APK tersebut.

"Iya memang ada hilang, ini yang tengah kita selidiki. Dan jika itu ada kesengajaan pastilah kita akan laporkan ke pihak berwajib. Dengan lebih dulu berkonfirmasi dengan Paswaslu Kabupaten. Tapi sejauh ini kita belum mendapat informasi pelakunya," ujarnya, Senin (16/4/2018).

"Kita tidak bisa berkesimpulan jika terjadi aksi balas dendam, karena sampai saat ini kita belum tahu siapa oknumnya. Panwascam masih bekerja, nanti kita beri keterangan jika telah kami dapatkan jawabannya," sambungnya.

Sementara salah satu Tim Pemenangan Paslon Gubernur yang minta namanya tidak disebutkan, meminta Panwascam dan tim sukses dari semua paslon untuk tetap menjaga kondusifitas Pilgub Sulsel.

"Kita bantu Panwascam, jangan karena ulah oknum kita antara tim sukses yang satu dan yang lain terjadi kesalahpahaman. Baliho kami hilang, dan bisa saja ketika ada baliho lain yang hilang kami yang tertuduh. Kita hindari semua yang seperti itu. Masyarakat juga mesti berperan termasuk pihak berwajib," imbuhnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads