TOPIK TERPOPULER

Bupati Gowa Harap Buku Catatan Covid Jadi Referensi Generasi Mendatang

Herni Amir
Bupati Gowa Harap Buku Catatan Covid Jadi Referensi Generasi Mendatang
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berbicara di depan peserta peluncuran Buku Catatan Covid-19 karya Wahyudi Muchsin, Selasa 21 Juni 2021. Foto: Humas Pemkab Gowa

GOWA - Buku Catatan Covid-19 karya dr Wahyudi Muchsin resmi diluncurkan di atas Kapal Phinisi, Makassar, Selasa 21 Juni 2022 kemarin. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan hadir dalam peluncuran tersebut.

Bupati Adnan mengapresiasi buku yang ditulis Dokter Koboi, sapaan dr. Wahyudi Muchsin. Apalagi menurut Adnan, dalam buku tersebut juga mengangkat program Gerakan Sejuta Masker yang digagas Pemkab Gowa dan menjadi percontohan nasional.

Baca juga: Bupati Gowa Harap FKUB Mampu Ciptakan Situasi Aman dan Tenteram

“Selamat atas launching bukunya Dokter Koboi. Terima kasih juga telah mengapresiasi inovasi Pemkab Gowa dalam penanganan Covid-19 karena masuk dalam buku tersebut. Semoga Buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi, bisa menjadi referensi bagi generasi yang akan datang,” ucap Adnan.

Dirinya juga menyampaikan selamat atas penghargaan yang diterima dari Lembaga Prestasi Indonesia dan Dunia (LEPRID). Karena launching ini dianggap yang pertama kali dilakukan di Indonesia.

“Launching buku di gedung sudah biasa, tapi ini launching bukunya di Kapal Pinisi, Makanya dapat piagam penghargaan dari LEPRID, sebab masuk kategori pertama di atas kapal,” ungkapnya.

Sementara itu, dr Wachyudi Muchsin,  mengapresiasi dukungan semua pihak atas terbitnya buku ini. Dirinya berharap buku ini dapat bermanfaat untuk semua orang yang membeli dan membaca buku catatan tersebut.

Baca juga: Pemprov Kucurkan Bantuan Rp12,4 M untuk Gowa: Dipakai Benahi Jalan dan Drainase

Diriya menjelaskan, buku setebal 148 halaman ini berisi tentang pengalamannya selama terlibat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di dua tahun terakhir ini. Buku ini diedit jurnalis senior Fachruddin Palapa dan Faisal Syam.

"Hanya mencoba menulis di media sosial pengalaman selama aktif menangani Covid-19 namun tim editor melihat ada sesuatu yang perlu dituliskan dalam sebuah buku sebagai warisan ilmu kepada siapa saja, maka jadilah buku sederhana ini," kata Wahyudi.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!