alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Tindak Lanjut Pelanggaran 13 Legislator, Ije Lempar ke Ketua BK

Hasdinar Burhan
Tindak Lanjut Pelanggaran 13 Legislator, Ije Lempar ke Ketua BK
Sejumlah legislator Makassar saat prescon mendukung paslon Appi-Cicu di Pilwalkot Makassar menggunakan Gedung DPRD Makassar. Foto: dok/SINDOnews

MAKASSAR - Anggota Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Iqbal Djalil mengaku belum bisa memenuhi tuntutan masyarakat yang melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Makassar, Kamis (12/4/2018). Pasalnya, legislator Partai Keadilan Sejahtera ini masih berada di luar kota dan menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada Ketua Badan Kehormatan (BK), Agung Wiryawan.

Melalui telepon, Ustadz Ije sapaan akrabnya menjelaskan jika saat ini ia berada di Jogjakarta karena urusan keluarga sejak dua hari yang lalu.  

“Sudah dua hari ini saya berada di Jogja bersama keluarga untuk mengurus anak saya yang mau masuk pesantren,” katanya. Senin (16/4/2018).

Padahal, janjinya, saat menerima aspirasi, Senin (9/4/2018) pekan lalu, lalu ia atas nama BK bakal menindaklanjuti tuntutan unras untuk melakukan rapat BK terhadap 13 legislator yang diduga melakukan pelanggaran PKPU karena menggunakan gedung DPRD Makassar (fasilitas negara) mengkampanyekan paslon Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) dengan membentangkan spanduk beberapa waktu lalu di Kontestasi Pilwalkot Makassar 2018 ini.

Ia pun berjanji bakal menindaklanjuti persoalan tersebut sebelum unjuk rasa lanjutan, Kamis (12/4). Namun, saat unjuk rasa ketigakalinya tersebut, Ije tak menampakkan batang hidungnya di gedung DPRD.

"Posisi saya waktu itu adalah menerima aspirasi karena itu kewajiban saya sebagai anggota Badan Kehormatan. Pada saat menerima aspirasi saya memang mengusulkan untuk mengadakan rapat internal BK terkait aspirasi ini. Tapi kan, saya ini cuma anggota, yang ketua itu adalah Ustadz Agung yang pada saat itu sedang umrah," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengaku sudah mengusulkan kepada BK untuk melakukan rapat kembali, meski BK sudah mengeluarkan surat keputusan.

"Kemarin saya sudah mengusulkan kepada BK untuk melakukan rapat kembali. Tapi katanya hal ini sudah disepakati, dan hasilnya sudah diserahkan kepada pimpinan DPRD Kota Makassar. Tidak ada lagi rapat BK terkait hal ini," katanya.

Ia pun seolah melempar tanggung jawab atas janjinya tersebut kepada Ketua BK untuk ditindaklanjuti. "Saya mau urus untuk rapat kembali cuman ndak sempat karena pada saat itu Ketua BK sedang umrah, baru saya ke Jogja lagi ini, makanya ndak sempat. Tapi segala keputusan saya serahkan kepada Ketua BK karena saya ini cuman anggota," pungkasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads