alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Hindari Massa DIAmi, Anggota Pansus Ranperda Mangkir Tanpa Izin

Hasdinar Burhan
Hindari Massa DIAmi, Anggota Pansus Ranperda Mangkir Tanpa Izin
Rapat Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Penyertaan Modal Bank Sulselbar yang seharusnya berlangsung, Senin (16/4/2018) hari ini batal terlaksana. Foto : Hasdinar Burhan/SINDOnews

MAKASSAR - Rapat Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Penyertaan Modal Bank Sulselbar yang seharusnya berlangsung di Gedung DPRD Makassar, Senin (16/4/2018) hari ini batal terlaksana. Sejumlah anggota pansus mangkir dari rapat tanpa seizin Ketua Pansus.

Rapat pansus yang direncanakan berlangsung pada pukul 14.00 wita terpaksa dibubarkan lantaran tidak kuorum hingga pukul 15.00 wita.

“Mungkin karena ada informasi bahwa akan ada demo di DPRD hari ini. Makanya, anggota pansus banyak yang tidak hadir. Ini mi dibilang accokkoi (sembunyi),” canda Ketua Pansus Ranperda Penyertaan Modal Bank Sulselbar, Andi Syamsuddin Kadir, tadi.
 
Sekadar diketahui, bahwa Kamis lalu, (12/4/2018), ratusan masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Pendukung DIAMi melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Makassar. Namun tak satu pun anggota dewan yang berada di kantor DPRD saat aksi unras tersebut berlangsung.

Karena itu, hari ini para pengunjuk rasa mengancam akan kembali menduduki Gedung DPRD Makassar melakukan aksi lanjutan menuntut Badan Kehormatan (BK) menindak lanjuti 13 legislator yang melakukan pelanggaran Pilkada yang menggunakan gedung DPRD Makassar (fasilitas negara) mengkampanyekan paslon Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) di konstetasi Pilwalkot Makassar, beberapa waktu lalu.

Dari pantauan SINDOnews, rapat yang rencananya akan berlangsung hanya dihadiri lima anggota pansus, termasuk ketua pansus yang hadir. Mereka adalah ASK sapaan akrab Ketua Pansus, Zaenal Dg Betta, Hamzah Hamid, Irwan Djafar, dan Syarifuddin Baddolahi.

Jumlah ini tidak memenuhi kuorum yang seharusnya 13 anggota dari 25 anggota pansus. Karena itu, rapat ditunda menunggu undangan rapat berikutnya. Padahal, massa DIAmi tidak jadi berunjuk rasa di gedung milik rakyat tersebut.

“Saya sebagai Ketua Pansus, sudah memberikan waktu kepada teman-teman (anggota pansus) sampai kepada pukul 15.00. Yang mana jadwal yang disepakati pertama itu pukul 14.00. Kita skorsing sidang dua kali sampai pukul 15.00 ternyata belum kuorum juga, makanya kita tunda rapat ini sampai menunggu undangan berikutnya,” kata anggota Komisi C Bidang Pembangunan ini.

Sebagai Ketua Pansus, ASK juga mengaku tidak menerima izin atau informasi dari anggota pansus yang mangkir dari rapat hari ini.

“Kalau alasan pribadi saya tidak bisa komentar, yang saya bisa komentari yang hadir pada hari ini. Kami baru hadir 5 orang yang seharusnya 13 orang minimal. Saya juga tidak ada penyampaian bahwa beliau-beliau ini ijin atau apa. Cuman didata yang ada di daftar hadir baru 5 orang,” ujar legislator dari Partai Golkar ini.

Padahal, rapat pansus Ranperda Penyertaan Modal Bank Sulselbar ini mendekati pembahasan akhir. Dalam rapat sebelumnya, pansus menyepakati menambah nilai penyertaan modal pemerintah kota Makassar ke Bank Sulselbar sebesar Rp100 Miliar.

“Agenda pertemuan kita hari ini membahas pasal per pasal. Masih ada sekitar 10 pasal yang harus kita rapatkan dengan pembuat naskah akademik dengan SKPD terkait, kemudian Bank Pembangunan Daerah sendiri. Cuman karena anggota pansus tidak datang hari ini, sehingga kita tunda rapat hari ini,” jelasnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads