TOPIK TERPOPULER

Kejari Parepare Akan Luncurkan Program Rehabilitasi Korban Narkoba

Darwiaty Dalle
Kejari Parepare Akan Luncurkan Program Rehabilitasi Korban Narkoba
Kejari Parepare melakukan pemusnahan barang bukti di Halaman Kejari Parepare, Selasa (19/7/2022). Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle

PAREPARE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare berencana melakukan pencanangan program rehabilitasi korban narkoba. Program tersebut bersinergi dengan pemkot dan stakeholder lainnya.

Hal itu dikemukakan Kajari Parepare, Didi Haryono di sela giat pemusnahan barang bukti tindak pidana umum, yang digelar di Halaman Kejari Parepare, Selasa (19/7/2022).

Baca juga: KPU Parepare Mulai Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

"Akan kita upayakan semaksimal mungkin dengan kombinasi pemkot dan stakeholder yang ada, agar Lapas tidak terlalu banyak mengurus, karena yang ada saat ini sudah over capacity," papar Didi.

Terkait giat pemusnahan barang bukti, Didi menjabarkan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari tindak pidana umum yang sudah dinyatakan inkrah atau telah berketetapan hukum.

Barang bukti itu di antaranya, narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 55,64 gram, 14 alat penghisap sabu/bong, 3 timbangan digital, 2 handphone, 6 sendok kecil, 3 kotak kecil, 6 pembungkus rokok, 5 korek gas, 13 pipa/pireks, 1 kantong plastik, 1 karung, dan 1 batang besi, pakaian dan senjata tajam.

Baca juga: Kejari Parepare Musnahkan Barang Bukti dari Kasus Tindak Pidana Umum

Barang bukti narkoba dimusnahkan dengan cara diblender. Sementara barang bukti lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Kita berharap ke depan tidak banyak lagi narkotika yang dimusnahkan. Kita harap setiap tahun menurun, jangan ada peningkatan. Kita musnahkan sebanyak 56 perkara," ungkap Didi.

Baca juga: Kepala Kejari Parepare Meninggal Usai Terinfeksi Covid-19

Ditambahkan Didi, menjadi keharusan seluruh barang bukti dimusnahkan setelah ada kepastian hukum, demi menghindari hal-hal yaitu kerusakan terhadap barang bukti.

"Barang buktinya kita eksekusi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, semisal kerusakan terhadap barang bukti sehingga kami bisa segera mungkin harus mengeksekusi narkotika ini," tandasnya.





(luq)

TULIS KOMENTAR ANDA!