TOPIK TERPOPULER

15 Desa di Kabupaten Maros Bentuk Panitia Pilkades

Najmi S Limonu
15 Desa di Kabupaten Maros Bentuk Panitia Pilkades
Panitia pemilihan Kepala desa di Kabupaten Maros mulai dibentuk. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

MAROS - Tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Maros dimulai. Saat ini, masing-masing desa yang akan melakukan pemilihan tengah membentuk kepanitiaan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Maros, Muhammad Idrus mengatakan, saat ini pembentukan panitia telah dilakukan di 15 desa.

Baca juga: Pilkades di Sikka Ricuh, Polisi Terluka di Wajah Terkena Lemparan Batu

“Tinggal Bontotallasa yang belum, dan insyaallah akan dilakukan pembentukannya besok,” katanya, Kamis (21/7/2022).

Idrus menjelaskan, panitia pilkades maksimal 11 orang. Mereka dipilih dalam musyawarah yang dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

"Dengan memperhatikan keterwakilan perangkat desa, perwakilan wilayah atau dusun, perwakilan tokoh masyarakat, lembaga masyarakat dan keterwakilan minimal satu orang perempuan,” jelasnya.

Nantinya juga, jumlah bakal calon kepala desa maksimal lima. Jika lebih dari itu, panitia pemilihan dapat melakukan seleksi tambahan menggunakan kriteria seperti, pengalaman kerja di lembaga pemerintahan, tingkat pendidikan, usia dan pengalaman organisasi pada lembaga kemasyrakatan.

Baca juga: Kapolres-Wabup Lutra Bertemu Bahas Pilkades Serentak 2022

Idrus menambahkan, pembatasan umur yang selama ini diberlakukan untuk bakal calon kepala desa dihapus. "Umur berapa pun boleh, yang penting minimal 25 tahun,” ucapnya.

Syarat selanjutnya kata Idrus, calon kepala desa beragama Islam harus bisa baca Alquran. Tentunya hal tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih saat pemilihan pilkades mendatang.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!