TOPIK TERPOPULER

Legislator Demokrat Serukan Wisata Sekaligus Lestarikan Cagar Budaya

Syamsi Nur Fadhila
Legislator Demokrat Serukan Wisata Sekaligus Lestarikan Cagar Budaya
Anggota DPRD Makassar, Rezki menyebarluaskan informasi Perda No 2 tahun 2013 tentang Pelestarian Cagar Budaya, di Hotel Horison, Selasa (26/7/2022). Foto: SINDOnews/Syamsi Nur Fadhila

MAKASSAR - Anggota Komisi B DPRD Makassar, Rezki menyebarluaskan informasi terkait Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 2 tahun 2013 tentang Pelestarian Cagar Budaya, di Hotel Horison, Selasa (26/7/2022).

Di hadapan konstituennya, Rezki menyeru kepada masyarakat untuk berwisata, sekaligus melestarikan cagar budaya yang menjadi kebanggaan Kota Makassar.

Baca juga: Legislator Demokrat Sosialisasi Perda Ketertiban Umum

"Berwisata itu salah satu cara untuk melestarikan dan merawat cagar budaya agar tidak rusak seiring berjalannya waktu. Selain itu juga bisa dimanfaatkan jadi sarana belajar supaya tidak dilupakan sejarahnya," ungkap Rezki.

Melalui sosialisasi Perda ini, Rezki berharap masyarakat bisa mengetahui apa saja jenis-jenis cagar budaya, perlakuan seperti apa yang boleh dan tidak boleh diberikan kepada cagar budaya, serta apa yang harus dilakukan jika menemukan benda bersejarah.

"Menjaga cagar budaya itu sama dengan menjaga harkat dan martabat bangsa, serta memperkuat kepribadian bangsa," tandas Rezki.

Pemerhati budaya, Hasriani Syakur menjelaskan, cagar budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan yang berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya, situs cagar budaya, dan kawasan cagar budaya di darat dan/atau di air.

"Ini semua perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan," katanya.

Namun, tidak semua benda, bangunan, ataupun struktur bisa dikategorikan sebagai cagar budaya. Ada kriteria tertentu yang menjadi indikator sebuah benda, bangunan ataupun struktur sehingga bisa dikatakan sebagai cagar budaya.

"Benda, bangunan, atau struktur termasuk cagar budaya, apabila memenuhi sejumlah kriteria, yaitu berusia 50 tahun atau lebih, mewakili masa gaya paling singkat berusia 50 tahun, memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan, dan memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa," jelasnya.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!