TOPIK TERPOPULER

Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Barombong Bakal Dipatenkan

Syamsi Nur Fadhila
Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Barombong Bakal Dipatenkan
Jembatan Barombong yang berlokasi di wilayah Kecamatan Tamalate kerap kali menimbulkan kemacetan panjang yang semakin hari semakin parah. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Rekayasa lalu lintas dilakukan di Jembatan Barombong bakal dipatenkan. Hal itu bertujuan agar kemacetan yang kerap terjadi di sana tidak lagi terulang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Iman Hud, mengungkapkan rekayasa lalu lintas yang sudah diujicobakan beberapa waktu lalu itu perlu dipermanenkan. Apalagi, sejauh ini uji coba itu sudah menunjukkan dampak yang cukup positif.

Baca Juga: Jembatan Barombong Diusul Jadi Jembatan Kembar untuk Atasi Macet

"Alhamdulillah tidak ada kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Ini harus dipermanenkan. Kan jumlah kendaraan banyak. Siapa mau larang orang beli kendaraan. Siapa melarang orang ke Kota Makassar? Coba dilihat padatnya kota Makassar sekarang ini," ungkapnya.

Pihaknya pun sudah melibatkan kepolisian dan TNI untuk melakukan kajian. Hasilnya, rekayasa lalu lintas dan penempatan petugas di jam-jam sibuk cukup mampu mengurai kepadatan di jembatan yang menghubungkan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa itu.

"Kami sudah coba melibatkan kepolisian dan TNI untuk mengkaji. Ternyata bisa kami selesaikan di rush hour. Petugas kami turunkan di waktu pagi itu sekitar pukul 07.00 sampai 09.00. Kalau sore jam-jam sibuk sekitar pukul 04.00 sore sampai 06.00 sore," bebernya.

Lebih jauh, Iman mengatakan perlu adanya partisipasi aktif masyarakat sebagai pengguna jalan untuk menciptakan kenyamanan berkendara. Masyarakat diminta untuk patuh pada aturan lalu lintas agar tidak lagi terjadi kemacetan.

"Untuk itu ada petugas dan rambu-rambu. Rambu itu kan banyak, bisa traffic light, bisa publik sign, itu untuk mengarahkan penggunaan jalan karena tidak mungkin setiap orang dijaga sama petugas. Tapi kesadaran untuk patuh pada aturan itu maka dibuat namanya rambu-rambu," tandasnya.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda, membeberkan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di Jembatan Barombong. Pagi hari pada pukul 06.00-08.00 WITA dilakukan penutupan total kendaraan yang datangnya dari jembatan Kaccia menuju mulut pintu Jembatan Barombong.

Sehingga yang ingin ke Jembatan Barombong, wajib memutar satu arah menuju Jembatan Kaccia, lanjut ke SMAN 20 dan tembus kembali ke Jalan Pemandian Alam menuju Jembatan Barombong.

Baca Juga: Kerap Picu Kemacetan, Pelebaran Jembatan Barombong Diusul ke Pusat

Lalu pada sore hari pada pukul 16.00-18.00 WITA juga berlaku pola yang sama. Namun ada perbedaan, yakni kendaraan dari Makassar yang keluar dari Jembatan Barombong dapat menuju rute alternatif via jembatan Kaccia menuju SMAN 20.

"Selain itu tetap akan dilakukan penjagaan lalu lintas walaupun telah dilakukan rekayasa terbatas. Kami berharap pengendara dapat mematuhi rekayasa yang telah diterapkan," jelasnya.



(tri)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!