TOPIK TERPOPULER

Petrokimia Gresik Perkenalkan Tiga Pupuk Baru Alternatif Subsidi

Chaeruddin
Petrokimia Gresik Perkenalkan Tiga Pupuk Baru Alternatif Subsidi
Bupati Luwu, H Basmin Mattayang didampingi Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih menabur pupuk di demplot pertanian. Foto: SINDOnews/Chaeruddin

LUWU - Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding pupuk Indonesia menggelar demonstration plot (demplot) tanaman padi dengan aplikasi tiga pupuk baru di Kabupaten Luwu, Sulsel, Rabu (3/8/2022).

Langsung turun menabur pupuk Bupati Luwu, Basmin Mattayang didampingi Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih dan Kepala Dinas Pertanian, Albaruddin A Picunang.

Baca juga: Petrokimia Gresik Resmikan Pabrik NPK Organik Phonska Alam Pertama di Indonesia

Digna Jatiningsih menyampaikan, ketiga produk Petrokimia Gresik yang diaplikasikan dalam demplot ini yaitu Petro ZA Plus, Phosgreen, dan pupuk organik Petroganik Premium. Ketiga produk ini baru saja diluncurkan pada akhir Juli 2022.

"Produk baru ini sudah melewati uji kualitas baik di kebun percobaan kami maupun demplot di beberapa daerah. Kami ingin petani di Kabupaten Luwu yang merupakan sentra penghasil padi bisa merasakan kualitas produk kami melalui peningkatan produktivitas hasil panen," ujar Digna.

Kabupaten Luwu tercatat dalam lima besar produksi padi di Sulawesi Utara setelah Bone, Wajo, Pinrang dan Sidrap. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pada tahun 2021 produksi padi di Kabupaten Luwu mencapai 286.010 ton.

"Melalui demplot ini kami melibatkan 100 petani, dengan harapan produk baru Petrokimia Gresik mampu mendukung ketahanan pangan nasional dan mendongkrak kesejahteraan petani, khususnya di Sulawesi Selatan," ujar Digna.

Ia menambahkan, demplot Petro ZA Plus, Phosgreen dan Petroganik Premium telah dilaksanakan di ratusan titik yang tersebar di beberapa provinsi Indonesia, dan diharapkan dapat segera beredar di pasaran pada bulan Agustus-September tahun ini.

Pupuk ini menjadi alternatif bagi petani yang membutuhkan produk ZA, SP-36 dan pupuk organik yang saat ini sudah tidak lagi disubsidi oleh pemerintah sesuai Peraturan Menteri Pertanian No 10 Tahun 2022.

Pupuk Petro ZA Plus berbentuk kristal dan berwarna hijau, memiliki kandungan Nitrogen (N) 21%, Sulfur (S) 24%, Zinc (Zn) 1000 ppm.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!