TOPIK TERPOPULER

Tampung Empat Bayi Asal Malaysia, Warga Lembang Pinrang Diperiksa Polisi

Darwiaty Dalle
Tampung Empat Bayi Asal Malaysia, Warga Lembang Pinrang Diperiksa Polisi
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok

PINRANG - Satuan Reskrim Polres Pinrang, memeriksa seorang warga asal Dusun Pajalele, Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang bernama Ramli (49). Hal itu lantaran dia menampung empat bayi dari Malaysia.

Hal itu terungkap, setelah dua orang yang dipekerjakan sebagai pengasuh keempat bayi diamankan berdasarkan informasi warga.

baca juga: 2 Jaringan Penyelundup TKI Ilegal ke Malaysia Dibekuk Ditpolairud Polda Kepri

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Muhlis Haeruddin yang dikonfirmasi, Kamis (4/8/2022) mengatakan, kedua pengasuh awalnya ditemukan warga dalam kondisi kebingungan.

“Mereka mengaku berhenti bekerja sebagai pengasuh keempat bayi tersebut, karena tidak tahan dengan perlakuan kasar lelaki Ramli, selain gaji yang mereka terima tidak sesuai dengan yang awalnya disepakati,” jelasnya.

Dari keterangan kedua pengasuh bayi asal Kabupaten Pangkep tersebut, jelas Muhlis, terungkap jika ada bayi asal Malaysia yang masuk ke Pinrang, tanpa sepengetahuan pemerintah setempat.

“Keempatnya masing-masing berusia antara dua hingga tiga tahun. Di antaranya ada yang berperawakan keturunan China, Melayu, dan India, yang semuanya diakui Ramli sebagai anak angkatnya, yang didatangkan dari Malaysia dengan bantuan istrinya yang merupakan Interpol Negara Malaysia, menggunakan jasa penerbangan,” katanya.

Dari pengakuan Ramli, kata Muhlis, keempat bayi tersebut dirawatnya karena tidak tega. Menurut dia, bayi tersebut ada yang diserahkan oleh orang tuanya, ada karena orang tuanya meninggal, dan ada yang ditemukan di depan rumahnya dengan kondisi tali pusar masih menempel.

Baca juga: Dijanjikan Pekerjaan, 2 Gadis Manado Malah Dijual ke Pria Hidung Belang di Kalteng

“Ramli mengaku, dia dan istrinya mengambil dan merawat serta membesarkan keempat bayi tersebut hanya karena merasa ibah dan tidak ada maksud lain. Namun seluruh bayi tersebut tidak memiliki dokumen berupa surat keterangan lahir dari negara setempat (Malaysia),” papar Muhlis.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!