TOPIK TERPOPULER

Setahun 'Kini Kuliner' Hadir di Tanjung Bunga, UMKM Semringah Kecipratan Cuan

Marhawanti Sehe
Setahun Kini Kuliner Hadir di Tanjung Bunga, UMKM Semringah Kecipratan Cuan
Hampir 40 UMKM menjajakan produk di Kini Kuliner yang berlokasi di dalam kawasan Tanjung Bunga. Foto/Marhawanti Sehe

MAKASSAR - Pandemi Covid-19 yang melanda selama lebih dari dua tahun terakhir tidak menjadi penghambat bagi PT Gowa Makassar Tourism Development, Tbk (GMTD) untuk terus berinovasi dan menebar manfaat positif.

Hal itu salah satunya tercermin dari inisiatif GMTD yang menghadirkan 'Kini Kuliner' di Tanjung Bunga pada tahun 2021 lalu. Tujuannya untuk menfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menjajakan produk.

Setahun sejak hadirnya Kini Kuliner di Tanjung Bunga, puluhan pelaku UMKM berhasil mendulang cuan. Satu diantaranya adalah Debby Tandi Limbong, pemilik tenant Bakso Kak Boy Kachak di Kini Kuliner.

Baca Juga: Semester I 2022, GMTD Bukukan Penjualan Rp200 Miliar

Debby, sapaan akrabnya, mengaku hadir di Kini Kuliner sejak September 2021 lalu. Alasannya, prospek dinilai cukup menjanjikan. Kini Kuliner menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat yang ingin berburu kuliner di kawasan Tanjung Bunga.

Lokasinya sangat strategis, sehingga mudah dijangkau. Keamanan dan kebersihan juga terjamin yang membuat pengunjung nyaman. Lalu dilengkapi pula dengan fasilitas musala dan toilet.

"Saya sudah hampir setahun, lumayan menjanjikan, omzet sekitar Rp300 ribu sampai Rp400 ribu per hari. Weekend paling ramai, bisa tembus Rp500 ribu sampai Rp600 ribu per hari," kata Debby, Kamis (4/8/2022).

Meski demikian, dia juga tidak memungkiri bahwa ada hari-hari tertentu di mana pengunjung cukup sepi. Penjualan pun anjlok. Utamanya saat kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya. "Namanya juga jualan, kadang ramai kadang sepi," sambungnya.

Namun Debby tetap bersyukur, karena usahanya di Kini Kuliner menjadi salah satu sumber pendapatan yang menyokong ekonomi keluarga.

"Kami para tenant sangat terbantu dengan adanya Kini Kuliner menghadapi pandemi, karena waktu juga sangat fleksibel. Antusias warga juga bagus, karena tidak perlu jauh-jauh keluar Tanjung Bunga untuk makan, belum lagi harga di sini terjangkau," ungkapnya.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!