TOPIK TERPOPULER

Sosiologi Unhas Petakan Peluang dan Tantangan Kereta Api di Sulsel

Syamsi Nur Fadhila
Sosiologi Unhas Petakan Peluang dan Tantangan Kereta Api di Sulsel
Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar forum group discussion (FGD) yang dihadiri sejumlah pakar dan akademisi di Hotel Claro, Makassar, Kamis (11/8/2022). Foto/SINDOnews/Maman Sukirman

MAKASSAR - Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin mencoba memetakan peluang dan tantangan hadirnya moda transportasi kereta api di Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemetaan itu dilakukan dalam sebuah forum group discussion (FGD) yang dihadiri sejumlah pakar dan akademisi di Hotel Claro, Kamis (11/8/2022).

Kepala Departemen Sosiologi FISIPĀ Unhas, Hasbi, menuturkan pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian program Departemen Sosiologi dalam rangka mengkaji isu publik dengan menggunakan perspektif interkoneksi keilmuan.

Baca Juga: Kereta Api Makassar-Parepare Harus Tuntas Sebelum Tahun 2024

Hal itu bertujuan untuk pemetaan masalah dan memberikan input terhadap Program Strategi Nasional (PSN) dalam hal ini moda transportasi Kereta Api di Sulawesi Selatan.

"Sehingga pada akhirnya diperoleh perumusan dan rekomendasi yang akan bermanfaat bagi kepentingan bersama," kata dia.

Guru Besar Sosiologi FISIP Unhas, Tahir Kasnawi, mengungkapkan akan selalu ada dampak positif dan negatif dari setiap pembangunan. Termasuk dari munculnya moda transportasi kereta api ini yang dinilai dapat mengubah perilaku sosial masyarakat.

Ditinjau dari aspek sosiologis, kata dia, transportasi pribadi yang mayoritas digunakan oleh masyarakat saat ini justru menjadi suatu kondisi yang memperkuat individualisme. Sehingga tak jarang terjadi konflik di jalanan.

"Secara tidak kita sadari, itu memperkuat individualistik. Dengan kereta api, hal itu bisa dikurangi karena ada semangat bersama yang hadir, karena berada dalam satu transportasi bersama," tuturnya.

Selain itu, kehadiran kereta api akan memberi peluang berubahnya kebiasaan masyarakat yang cenderung tidak tepat waktu, menjadi lebih disiplin. Sebab transportasi kereta api memiliki jadwal yang lebih teratur untuk setiap keberangkatannya.

Keuntungan lainnya adalah kapasitas penumpang yang lebih besar, keamanan relatif lebih baik, dan tarif yang lebih rendah.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!