TOPIK TERPOPULER

Peningkatan Daya Saing Industri Kakao di Sulsel Terus Didorong

Syamsi Nur Fadhila
Peningkatan Daya Saing Industri Kakao di Sulsel Terus Didorong
Program Kerjasama Ekonomi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) Katalis menggelar sosialisasi mengenai IA-CEPA di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat (12/8/2022) kemarin. Foto/SINDOnews/Syamsi Nur Fadhilah

MAKASSAR - Konsulat-Jenderal Australia di Makassar memperkenalkan Program Kerjasama Ekonomi IA-CEPA Katalis. CEPA ECP Katalis (Katalis) adalah program pengembangan perdagangan dan investasi unik lima tahun (2020-2025) yang didukung pemerintah untuk membuka potensi besar kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Australia.

Khusus di Sulawesi Selatan (Sulsel) Katalis mendorong desain proyek percontohan ekspor kakao ke Australia atau ke negara ketiga lainnya.

Baca Juga: Produksi Kakao Sulsel Terbesar Kedua di Indonesia, Luwu Utara Sumbang 21,13

Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Bronwyn Robbins, mengungkapkan desain proyek percontohan ekspor kakao ini akan meningkatkan daya saing industri kakao Indonesia yang banyak dihasilkan di kawasan Sulawesi.

Selain itu, desain proyek percontohan ini juga akan menghasilkan rekomendasi terkait perbaikan produktivitas, konsistensi kualitas, dan isu lainnya dalam rantai pasok.

Kata dia, sektor kakao merupakan prioritas nasional bagi Indonesia dan memiliki potensi untuk memberikan manfaat ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat, termasuk perempuan dan anak perempuan di Sulawesi dan di daerah lain di Indonesia.

"Oleh karena itu, Pemerintah Australia mendukung proyek percontohan Katalis ini untuk mengidentifikasi bagaimana Australia dan Indonesia dapat berkolaborasi untuk mempercepat ekspor kakao Indonesia melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia, yang akan membantu mendukung pemulihan ekonomi Indonesia,” kata Bronwyn Robbins.

Desain proyek percontohan ekspor kakao Indonesia dimulai dengan penelitian tentang tantangan produksi yang dihadapi petani kakao, adopsi teknologi digital untuk memenuhi sertifikasi dan standar keberlanjutan, serta persyaratan untuk memasuki pasar Australia.

Director of IA-CEPA ECP Katalis, Paul Bartlett membeberkan, pihaknya tengah menjajaki peluang di semua sektor rantai pasok ekspor kakao. Mulai dari pengolahan, penyimpanan, pengemasan, hingga potensi pasar kakao di Australia.

"Untuk kakao ini masih dalam tahap finalisasi, sebenarnya ide disini adalah untuk menjajaki peluang di semua rantai pasok, karena kita perlu memahami terlebih dahulu di mana peluangnya. Tanpa memahami keseluruhan, kami tidak dapat menyesuaikan solusi," ungkapnya.

halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!