TOPIK TERPOPULER

Bocah Pemanjat Tiang Bendera di Maros Diberi Beasiswa dan Uang Tunai

Najmi S Limonu
Bocah Pemanjat Tiang Bendera di Maros Diberi Beasiswa dan Uang Tunai
Bupati Maros Chaidir Syam saat memberikan hadiah uang tunai kepada bocah pemanjat tiang bendera yang sempat viral di Sosmed. Foto: Istimewa

MAROS - Yayan Kurniawan (10), Siswa Sekolah Dasar Wanawaru yang memanjat tiang bendera saat upacara peringatan hari pramuka di Lapangan Puang Kelo Mallawa, Maros yang viral di Sosmed diundang khusus oleh Pemkab Maros menghadiri upacara HUT ke 77 Kemerdekaan RI di Lapangan Pallangtikang Maros, Rabu (17/8/2022).

Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, pihaknya juga memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp5 juta.

Baca Juga: Bupati Maros Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021 di Polres Maros

Tak hanya itu, dia juga mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah hingga tingkat SMP. Beasiswa itu diberikan sebagai hadiah karena Yayan dianggap punya spontanitas yang baik saat tali penggerek bendera terputus saat ingin mengibarkan bendera merah putih.

Dia menyatakan, salut atas sikap Yayan yang spontan memanjat tiang bendera setinggi puluhan meter tersebut.

“Saya secara pribadi memberikan uang tunai Rp5 juta. Pemerintah Kabupaten Maros memutuskan memberi beasiswa kepada anak itu hingga pendidikan SMP. Karena di saat sekarang masih ada anak-anak yang punya rasa kebangsaan yang tinggi, nasionalisme terhadap penghormatan bendera merah putih nya sangat tinggi," jelasnya.

Sementara itu Yayan Kurniawan yang ditemui seusai upacara mengaku aksinya tersebut atas kemauannya sendiri.

“Saya lakukan ini demi bangsa, tidak ada yang perintahkan saya untuk memanjat. Tiba-tiba saja ada kemauan untuk memperbaiki dan mengikat tali bendera,” jelasnya.

Yayan mengisahkan, saat itu, sedang berlangsung upacara bendera tepat pukul 09.00 Wita. Saat penaikan bendera, dia berada di barisan belakang di jarak 50 meter dari tiang bendera.

“Saya juga lihat sudah banyak orang yang panik, sementara bendera juga sudah mau dikibarkan, jadi saya berlari terlebih dahulu ke kepala sekolah untuk minta izin untuk memanjat, setelah diizinkan saya langsung panjat tiang bendera tanpa pikir panjang lagi,” bebernya.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!