TOPIK TERPOPULER

DPRD dan Pemkot Parepare Setujui Ranperda Kota Layak Anak

Darwiaty Dalle
DPRD dan Pemkot Parepare Setujui Ranperda Kota Layak Anak
Penyerahan Ranperda Penyelenggaraan KLA oleh Wakil Ketua DPRD Parepare, Tasming Hamid kepada Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle

PAREPARE - DPRD Kota Parepare menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Persetujuan dewan itu disampaikan dalam rapat paripurna Persetujuan Bersama Penetapan Ranperda Kota Parepare tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) menjadi Peraturan Daerah, pada Senin (22/8/2022), di ruang rapat Paripurna DPRD Parepare.

Baca juga: Ketua DPRD Parepare Andi Nurhatina Tipu Meninggal Dunia

Sekretaris Pansus Rancangan Perda Parepare Penyelenggaran Kota Layak Anak, Asmawati dari Fraksi Nasdem membacakan hasil pembahasan pansus dan pendapat akhir fraksi.

"Enam fraksi DPRD Parapare menerima dan menyetujui Ranperda ini untuk dijadikan Perda. Setelah ditetapkan, diharapkan stakeholder menjalankan tugas dan fungsi dengan baik," papar Asmawati.

Di tempat yang sama, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengemukakan, pihaknya berterimakasih dan mengapresiasi dewan, lebih khusus kepada masing-masing ketua dan anggota yang telah bekerja secara maksimal untuk pembahasan Ranperda ini.

"Kita telah sampai pada tahap akhir pembahasan Ranperda KLA, dari tahapan pembahasan sebelumnya yang telah kita lakukan. Ini menunjukkan kepedulian DPRD Parepare dalam upaya memberikan perlindungan dan hak-hak anak," jelas Taufan.

Baca juga: Target Ketua DPRD, Gerindra Parepare Siap Dilantik Juli Depan

Ranperda KLA, kata Taufan lagi, diperlukan sebagai upaya bersama antara pemerintah daerah, orang tua, keluarga, masyarakat dan dunia usaha untuk menjamin pemenuhan hak anak.

Dengan adanya regulasi daerah terkait KLA, tambah Taufan, akan memberikan legalitas dan kekuatan hukum dalam menjamin, melindungi, dan memenuhi hak-hak anak, agar dapat hidup tumbuh berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan hak-hak yang dan martabat kemanusiaan.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!