TOPIK TERPOPULER

Eks Pejabat PDAM Sinjai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Jaringan Pipa

Tim SINDOnews
Eks Pejabat PDAM Sinjai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Jaringan Pipa
Kejari Sinjai menetapkan mantan pejabat PDAM setempat sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan hibah pada PDAM Tirta Sinjai Bersatu Kabupaten Sinjai untuk tahun anggaran 2017-2019. Foto/Dok Kejari Sinjai

SINJAI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai menetapkan mantan pejabat PDAM setempat sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan hibah pada PDAM Tirta Sinjai Bersatu Kabupaten Sinjai untuk tahun anggaran 2017-2019.

Kepala Kejari Sinjai, Zulkarnaen, didampingi Kasi Intel Kejari Sinjai, Andi Zulkifli dan Kasi Pidsus Kejari Sinjai, Joharca, mengatakan tersangka S merupakan mantan pejabat PDAM Tirta Sinjai Bersatu periode 2017-2019. S dijerat Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga: Antisipasi Konflik Hukum, Pemkab Gandeng Kejari Sinjai

"Penetapan tersangka kami lakukan setelah penyidik memiliki alat bukti yang kuat atas kasus dugaan korupsi ini. Saat ini tersangka belum kami lakukan penahanan," kata Zulkarnaen, Senin (22/8/2022).

Ia menjelaskan kasus dugaan korupsi tersebut bermula saat PDAM Tirta Sinjai Bersatu menerima dana hibah dari Kementerian PUPR sebagai upaya percepatan cakupan pelayanan air minum kepada masyarakat yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada periode 2017-2019.

Bantuan itu berupa pemasangan sambungan rumah dalam bentuk pemberian hibah berbasis terukur (Output Based). Namun pada pelaksanaannya, proyek bernilai miliaran rupiah itu diduga banyak terjadi penyimpangan.

Baca Juga: 11 OPD Pemkab Sinjai Teken MoU Bersama Kejari Sinjai

Menurut Zulkarnaen, modus yang digunakan tersangka yakni pipa yang dipasang di beberapa titik ternyata tidak sesuai, baik jumlah maupun jenis pipanya. Pemasangan pipa sambungan itu juga tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp1 miliar.

“Kami telah melakukan pencekalan kepada tersangka. Saat ini kami juga akan segera memanggil dan memeriksa yang bersangkutan dalam kapasitasnya sebagai tersangka,” pungkas dia.



(tri)

TULIS KOMENTAR ANDA!