TOPIK TERPOPULER

TP Puji Bupati Bulukumba, Sebut Kepala Daerah Kesayangan Golkar

Eky Hendrawan
TP Puji Bupati Bulukumba, Sebut Kepala Daerah Kesayangan Golkar
Pelantikan Pengurus DPD II Partai Golkar Bulukumba di aula Hotel Agri, Bulukumba, Kamis (25/8/2022). Foto/Istimewa

BULUKUMBA - Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe menyampaikan pujian untuk Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf pada pelantikan Pengurus DPD II Partai Golkar Bulukumba di aula Hotel Agri, Bulukumba, Kamis (25/8/2022).

"Masyarakat Bulukumba khususnya kader Partai Golkar, patut bersyukur karena memiliki Bupati yang entrepreneur seperti Pak Andi Utta," kata Taufan Pawe.

Ia menyebut, Bupati Andi Utta merupakan salah satu kepala daerah kesayangan Golkar. Sebab tak hanya di pelantikan ini, Andi Utta juga menyempatkan hadir pada Musda Golkar Bulukumba.

"Inilah semestinya yang menjadi role model kepala daerah. Hadir di sini sebagai pembina partai politik. Saya takjub. Bersyukurlah kita di partai Golkar dapat perhatian dari pembina partai politik," ujar Taufan Pawe.

Baca Juga: Panen Raya Jagung, Andi Utta Ajak Pemuda Tidak Gengsi untuk Bertani

Menurutnya partai Golkar selalu berpikir tentang kemaslahatan masyarakat. Olehnya, kata Taufan Pawe, jika bupati bisa menyejahterakan masyarakatnya, berarti dianggap telah sukses.

"Pak bupati (Andi Utta) kan belum punya partai politik. Kalau pak bupati memang disuka oleh rakyat, maka Golkar pasti ada di situ," kata TP akronim Taufan Pawe.

TP lebih dalam menilai, semua program kerja bupati memang untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat. Apalagi katanya, rencana untuk membangun pasar.

"Pasar itu sumber peradaban. Kalau dia mau sentuh itu, berarti pak bupati sudah kerja. Saya sudah perintahkan fraksi Golkar melalui Ketua DPD II untuk mendukung pemerintahan yang ada sekarang. Golkar tak pernah jadi oposisi, itu kata kunci," katanya.

Ia menambahkan, partai Golkar adalah partai cerdas dan modern, sehingga nantinya yang dapat diusul adalah kader Golkar. Tetapi, jika tak ada kader Golkar mumpuni, maka itu kewenangannya untuk menilai siapa yang layak dan siapa yang berafiliasi dengan Golkar selama ini.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!