TOPIK TERPOPULER

BBPPKS Makassar Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Penerima PKH

Tim SINDOnews
BBPPKS Makassar Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Penerima PKH
Suasana pelatihan Pemberdayaan Masyarakat yang digelar Kemensos melalui BBPKS Makassar mulau 24 hingga 26 Agustus. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Kementerian Sosial melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar menyelenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat melalui Kewirausahaan Sosial.

Pelatihan diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Penerima Manfaat (PM). Pelatihan diselenggarakan di Sentra Gau Mabaji Kabupaten Gowa, dari 24 hingga 26 Agustus.

Baca juga: Ketua Komisi VIII DPR RI Minta Penyaluran Bantuan Kemensos Tepat Sasaran

Peserta adalah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memiliki karakteristik jenis usaha sama (kuliner).

Data Badan Pusat Statistik mencatat, bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia per-September 2021 adalah sebesar 26,50 juta atau 9,71%. Meskipun prevalensi angka kemiskinan menurun dibanding tahun lalu, tetapi upaya penanggulangan kemiskinan masih harus dimaksimalkan.

Pelatihan yang dilaksanakan secara klasikal dengan pendekatan life skills training ini, tetap menerapkan protokol kesehatan, mulai pemeriksaan suhu tubuh, pelaksanaan rapid antigen, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menggunakan masker.

Kegiatan ini adalah upaya penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan budaya usaha atau kewirausahaan sosial yang dilakukan melalui pelatihan dan pemberian keterampilan agar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mampu untuk hidup mandiri dan produktif.

PPKS peserta pelatihan ini terdiri dari 30 orang peserta yang dibatasi pada rentang usia di bawah 40 tahun. Adapun narasumber pelatihan terdiri dari dua orang praktisi, yaitu, Monica Harijati dengan judul Packaging and Digital Marketing. Dan Diah Afrianti (owner Diah Cookies, Surabaya dengan materi Bisnis Rumahan Jadi Omset Miliaran.

Selain kedua narasumber ini, turut menyampaikan kisah sukses dan praktik membuat kue adalah penerima bantuan PKH Kota Makassar atas nama Santi, yang sehari-hari berjualan kue boroncong di depan Komplek Perumahan NTI dengan omset sebesar Rp 300.000/hari.

Baca juga: Kemensos Kirim 2.000 Paket Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir dan Longsor di Sorong

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!