TOPIK TERPOPULER

17 Perpustakaan Sekolah di Makassar Jalani Penilaian Akreditasi

Syamsi Nur Fadhila
17 Perpustakaan Sekolah di Makassar Jalani Penilaian Akreditasi
Tim asesor Perpustakaan Nasional melakukan penilaian akreditasi kepada 19 perpustakaan di Sulawesi Selatan, sebanyak 17 di antaranya berada di Kota Makassar. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Sebanyak 19 perpustakaan sekolah di Sulawesi Selatan menjalani akreditasi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Dari jumlah itu, sebanyak 17 perpustakaan berasal dari Kota Makassar.

Jumlah ini mencatatkan Kota Makassar sebagai daerah dengan jumlah perpustakaan terbanyak untuk kategori reguler yang menjalani akreditasi di banding kabupaten kota lain di Sulawesi Selatan. Selebihnya, 1 perpustakaan dari Kabupaten Pangkep, dan 1 lainnya dari Kabupaten Sinjai.

Baca Juga: Perpustakaan UIM Diharap Jadi Percontohan Nasional

"Makassar paling banyak tahun ini yakni 17 perpustakaan dari total 19 perpustakaan yang mengikuti akreditasi reguler di Sulsel," ungkap Sub Koordinator Perpustakaan Nasional Wilayah 3 Sulawesi dan Kalimantan, Anton Alfian.

Perpusnas RI telah menugaskan 4 orang asesor yang akan memberikan penilaian akreditasi pada perpustakaan di Sulawesi Selatan. Mereka yakni Mustafa dari Perpustakaan Nasional, Syamsul Arif dan Andi Amriana dari Dinas Perpustakaan Provinsi Sulsel serta Tulus Wulan Juni dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan, Moh Hasan berterima kasih atas kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk menghadirkan perpustakaan sesuai standar. Sebab dia menemukan masih ada perpustakaan sekolah yang tidak beroperasi sebagaimana mestinya.

"Target kami di Sulsel banyak perpustakaan yang mengikuti akreditasi. Perpustakaan harus nyaman, menyenangkan dan tentunya sesuai standar. Jangan sampai seperti sekolah yang saya datangi, pintu perpustakaannya tertutup rapat dan kuncinya bingung dicari," ujar Moh Hasan.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya melihat semangat para kepala sekolah, kepala perpustakaan dan para pustakawan yang terus berupaya memenuhi tahapan asesmen.

"Saya harus memberi semangat agar literasi di Kota Makassar terus meningkat apalagi Wali Kota Makassar sudah menargetkan akan ada 100 Sekolah Bintang Lima yang salah satu syaratnya dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, yaitu memiliki perpustakaan sesuai standar," beber Tenri.

Diketahui, proses penilaian akreditasi telah berlangsung selama 2 hari yakni pada hari Rabu dan Kamis (24-25/8/2022). Hari pertama adalah agenda verifikasi borang akreditasi yang telah dikumpulkan sebelumnya dan hari kedua adalah visitasi atau kunjungan langsung ke perpustakaan.

halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!