TOPIK TERPOPULER

Milad ke-55 Tahun, Prof Sufirman Rahman Berkomitmen Wujudkan Cita-cita UMI

Tim SINDOnews
Milad ke-55 Tahun, Prof Sufirman Rahman Berkomitmen Wujudkan Cita-cita UMI
Dirut PPs UMI didampingi Ketua Majelis Taklim PPs UMI menerima tamu yang berkunjung menyampaikan selamat milad yang ke-55 tahun. Foto/Tim SINDOnews

MAKASSAR - Direktur Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Sufirman Rahman merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-55, Senin (29/8/2022).

Ketua Majelis Taklim PPs UMI, AKP Juwita Sufirman Rahman, Ketua Majelis Taklim UMI Dr Amira Kallabe, jajaran Asisten Direktur PPs UMI, beserta sejumlah mitra PPs UMI, hadir memberikan selamat di Ruang Pimpinan PPs UMI.

Baca Juga: PPs UMI Masih Beri Kesempatan Calon Mahasiswa Baru yang Ingin Mendaftar

Di usia yang ke-55 tahun, Prof Sufirman Rahman berkomitmen untuk melanjutkan pengabdian dalam mewujudkan cita-cita UMI, yaitu mencetak alumni berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlakul karimah serta berdaya saing tinggi melalui embracing smart university.

"Tentu dalam kaitan sebagai Pimpinan Program Pascasarjana, Ulang Tahun ke-55 ini menjadi spirit dengan dukungan teman-teman team work untuk lebih bekerja keras lagi semaksimal mungkin untuk merealisasikan cita-cita UMI," jelas Prof Sufirman.

"Usia 55 tahun kan cukup dewasa, sehingga akan lebih matang dalam mengkaji dan secara terukur, sehingga hasil yang kita peroleh lebih baik," sambungnya.

Beberapa bulan sejak diberi amanah menakhodai UMI, berbagai langkah telah dilakukan oleh Prof Sufirman. Termasuk berupaya meningkatkan akreditasi program studi.

PPs UMI juga telah melaksanakan rapat kerja (Raker), disusul raker universitas. "Kami selaraskan Raker Universitas dengan Pascasarjana sehingga rumusan proker pembiayaannya jelas," katanya.

Baca Juga: Makin Modern, PPs UMI Resmikan 24 Sarana Perwajahan Baru

Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut, Prof Sufirman juga memaparkan terkait pendaftaran mahasiswa baru pada PPs UMI. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 500 mahasiswa yang melakukan pendaftaran ulang.

"Kita di Pascasarjana kan setiap semester melakukan penerimaan mahasiswa baru. Jadi dalam setahun bisa di atas 1.000 mahasiswa, belum termasuk yang dari program kerjasama," pungkas Prof Sufirman.





(agn)

TULIS KOMENTAR ANDA!