alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Sah! KPU Kota Parepare Diskualifikasi Taufan Pawe-Pangerang Rahim

Darwiaty Dalle
Sah! KPU Kota Parepare Diskualifikasi Taufan Pawe-Pangerang Rahim
KETUA KPU PAREPARE. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare mendiskualifikasi pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe-Pangerang Rahim. Foto: Darwiaty Dalle/SINDOnews

PAREPARE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare mendiskualifikasi pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe-Pangerang Rahim.

Pasangan HM Taufan Pawe-Pangerang Rahim didiskualifikasi atas rekomendasi Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Parepare, terhadap hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran pilkada.

Putusan bernomor 63/PL.03.3-Ktp/7372/KPU-Kot/V/2018 Tentang pemberian sanksi pembatalan sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, dibacakan Ketua KPU Parepare Nur Nahdiyah dalam konfrensi pers di ruang media centre, Jumat (4/5).

Nahdiyah mengatakan, putusan berdasarkan kajian yang panjang dan setelah kami melakukan konsultasi dengan KPU Provinsi dan KPU-RI. "Setelah melalui rapat pleno pada pulul 03.00 Wita, kami memutuskan menjatuhkan sanski pembatalan kepada pasangan nomor urut satu, sesuai dengan rekomendasi Panwaslu," tegasnya.

Diketahui, 28 April lalu, KPU Parepare menerima surat rekomendasi dari Panwaslu Parepare. Pada surat bernomor 83/SN-24/PM-00.05/IV/2018 perihal pemberitahuan status laporan itu, menyebutkan berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan yang masuk dan hasil kajian Pengawal Pemilihan, status laporan/temuan Abdul Rasak Asryad bernomor 05/LP/PW/Kot/27.02/IV/2018 status laporannya diteruskan ke Kepolisian Resort Kota Parepare dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare.

Paslon satu diduga memenuhi unsur Pasal 188 Junco Pasal 71 ayat (3) Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, diteruskan kepada Polresta Parepare dan diteruskan pula sebagai Pelanggaran Administrasi kepada KPU Parepare.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads